Takut Jalan Rusak, Warga Desa Perlang Semen Bahu Jalan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Warga Desa Perlang, Kabupaten Bangka Tengah gotong royong memperbaiki bahu jalan sepanjang 200 meter di RT 04 dan 05, Jumat (12/12/2025).

    Kegiatan itu dilakukan secara swadaya masyarakat agar bahu jalan tersebut tidak rusak akibat tergerus air.

    Bahu jalan yang tadinya hanya tanah, kini disemen warga agar lebih kokoh dan tahan lama.

    Salah seorang warga, Pa’i mengatakan aksi ini dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah pada jalan aspal milik Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Tengah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Desa kami sudah lama tidak tersentuh aspal baru, jadi kami menjaga aspal milik Pemda Bangka Tengah ini biar tidak rusak tergerus air,” ujar Pa’i.

    Ia menambahkan bahwa semua dilakukan secara gotong royong dan sumbangan sukarela dari warga untuk membeli semen, pasir, dan batu untuk material pengecoran.

    Menurut Pa’i, inisiatif gotong royong ini muncul karena kekhawatiran jika kerusakan dibiarkan, jalan di Desa Perlang yang merupakan desa terpadat penduduk dan terluas wilayahnya, akan semakin hancur.

    Sementara itu, Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni membenarkan bahwa kegiatan gotong royong dengan menyemen bahu jalan aspal ini sudah menjadi kebiasaan warganya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga aset ini,” katanya.

    Ia menyebutkan, sebelumnya gotong royong serupa sudah dilakukan di RT 01, dan kini berlanjut ke RT 04 dan 05. Iapun mengungkapkan bahwa selama dirinya menjabat sejak tahun 2022, belum ada pengaspalan jalan dari dana APBD Bangka Tengah, padahal banyak pemukiman padat penduduk yang belum memiliki akses jalan aspal yang layak.

    Meskipun demikian, pria yang disapa Roni itu menyampaikan kabar baik terkait rencana pembangunan infrastruktur di desanya.

    “Kami mendapat informasi, insyaallah pada tahun 2026 katanya jalan laut RT 12, yang sudah sangat rusak parah, akan diaspal oleh Pemda Bangka Tengah,” ungkapnya.

    Roni juga menyoroti beberapa titik lain yang membutuhkan perhatian segera, seperti jalan Sadap menuju Panang yang terdapat perkampungan terisolir, serta Dusun Nadi yang masih didominasi jalan tanah merah.

    “Saat ini memang efisiensi anggaran, mudah-mudahan secara bertahap Desa Perlang dapat perhatian,” harapnya.

    Untuk pembangunan ditingkat lingkungan, Yani memastikan Pemerintah Desa Perlang juga berupaya membangun jalan setapak di gang-gang menggunakan Dana Desa yang bersumber dari APBN.

    “Jalan setapak juga kita bangun bertahap sehingga akses jalan di desa kami perlahan membaik,” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

      Ikuti kami di Facebook