1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Kota Koba bersiap menyambut serbuan 1.000 pelari dari berbagai daerah dalam ajang Koba Healing Run 2026, Minggu (30/8/2026).

    Dipusatkan di Alun-Alun Kota Koba, event olahraga rekreasi ini tidak sekadar menawarkan pengalaman berlari. Panitia juga mengemasnya dengan hiburan, budaya lokal hingga konsep wisata untuk memperkenalkan Koba kepada peserta dari luar daerah.

    Menariknya, sebelum peserta berlari, ribuan pelari dan masyarakat akan diajak melakukan pemanasan melalui Senam Bedincak yang dipandu langsung oleh penciptanya, Sukma Wijaya.

    Ketua Panitia Koba Healing Run 2026, Yani Basaroni, mengatakan kehadiran pencipta Senam Bedincak menjadi momentum untuk ikut melestarikan olahraga khas Bangka Belitung tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita lestarikan senam bedincak, karena penciptanya asli warga Bangka Belitung,” ujar Yani saat ditemui di Koba, Jumat (28/8/2026).

    Antusiasme peserta juga terlihat dari asal daerah mereka. Tidak hanya berasal dari Bangka Belitung, pelari dari DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Lampung hingga Jawa Barat turut mendaftarkan diri.

    Peserta akan terbagi dalam dua kategori, yakni 5 kilometer (5K) dengan biaya pendaftaran Rp150 ribu dan 10 kilometer (10K) dengan biaya Rp200 ribu.

    Meski peserta harus membayar biaya pendaftaran, jumlah pendaftar justru menunjukkan tingginya minat terhadap event yang baru pertama kali digelar tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Meskipun berbayar, partisipasinya cukup tinggi. Kami sangat kaget, karena ini merupakan event pertama yang dilakukan dengan kepanitiaan PASI Bangka Tengah, Komunitas Pemuda Koba, dan dibantu Pemda Bangka Tengah,” ungkap Yani.

    Bukan Sekadar Lari

    Koba Healing Run 2026 juga dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi peserta. Setelah berlari, peserta dan masyarakat dapat menikmati rangkaian hiburan yang telah disiapkan panitia.

    Panggung hiburan akan dimeriahkan penampilan DJ Arra dan Cinta Lida. Panitia juga menyediakan berbagai doorprize bagi peserta, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat.

    Yani memastikan persiapan pelaksanaan event telah mencapai sekitar 90 persen.

    Persiapan hingga sekarang sudah 90 persen, mudah-mudahan acara ini berjalan lancar,” harapnya.

    Konsep olahraga yang dipadukan dengan wisata tersebut juga mulai menarik perhatian pelari dari luar daerah.

    Salah satunya Angga, pelari asal Sumatera Selatan, yang mengaku sengaja datang lebih awal ke Koba. Selain mengikuti lomba, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berlibur dan menikmati suasana Bangka Tengah.

    Sambil liburanlah, lihat-lihat Bangka. Hari ini saya sudah sampai di Koba, menginap di Koba,” katanya.

    Kehadiran peserta dari berbagai daerah sekaligus membuka peluang bagi Koba untuk memperkenalkan potensi daerahnya melalui olahraga.

    Dengan memadukan aktivitas lari, hiburan, budaya lokal dan wisata, Koba Healing Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan Koba sebagai salah satu tujuan sport tourism di Bangka Belitung.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

    PWI Bangka Tengah Resmi Dilantik, UKW dan Digitalisasi Desa Jadi Program Prioritas

    PWI Bangka Tengah Resmi Dilantik, UKW dan Digitalisasi Desa Jadi Program Prioritas

    Kejar Jalan 17 Km Tanjung Pura–Sungai Selan, Algafri: Rekomendasi Kehutanan Sudah Dikantongi

    Kejar Jalan 17 Km Tanjung Pura–Sungai Selan, Algafri: Rekomendasi Kehutanan Sudah Dikantongi

    Kades se-Bangka Tengah Datangi PT Timah, Desak IUP Mangkrak Segera Dipangkas

    Kades se-Bangka Tengah Datangi PT Timah, Desak IUP Mangkrak Segera Dipangkas

    Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

    Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

      Ikuti kami di Facebook