Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

    Caption: Pasar Modern Koba

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Penggunaan kawasan Pasar Modern Koba sebagai titik awal Pawai dan Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI kembali menuai protes dari pedagang. Aktivitas perdagangan di kawasan tersebut terganggu akibat penutupan akses jalan sejak pagi, Rabu (19/8/2026).

    Bagi pedagang, persoalan ini bukan kali pertama terjadi. Setiap tahun, kawasan pasar kembali menjadi lokasi kegiatan yang berdampak pada akses pembeli dan aktivitas jual beli.

    Taufik, salah seorang juru bicara pedagang Pasar Modern Koba, mengaku kecewa karena keluhan yang disampaikan para pedagang dinilai belum mendapatkan solusi konkret.

    “Sudah berapa tahun kami protes. Setiap 17 Agustus pasti pasar ini yang jadi korban. Start pawai, karnaval, parkir kendaraan, semua numpuk di sini. Dagangan kami sepi, pembeli tidak bisa masuk, akses tertutup. Tapi pemerintah tetap tutup mata,” tegasnya.

    Menurut Taufik, pedagang sebenarnya tidak mempersoalkan kegiatan peringatan kemerdekaan. Mereka hanya meminta pemerintah mempertimbangkan dampak kegiatan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook