
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kecelakaan kerja merenggut nyawa seorang pekerja dalam proyek pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Simpang Katis, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (22/7/2026).
Korban meninggal dunia setelah terjatuh saat mengerjakan pemasangan rangka baja ringan untuk plafon gedung.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center Polri 110. Mendapat laporan itu, personel Polsek Simpang Katis langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi.
Berdasarkan informasi awal, korban saat itu tengah memasang rangka baja ringan untuk plafon dengan menggunakan tangga kayu. Diduga korban terpeleset hingga terjatuh dari ketinggian.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami benturan di bagian kepala. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Simpang Katis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Bangka Tengah, IPDA Dedi Sudrajat, membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut.
“Unit Reskrim masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kerja ini. Kami juga masih meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian,” ujar Dedi, Rabu (22/7/2026).
Ia menegaskan, aspek keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama, terutama dalam proyek konstruksi yang memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi.
“Kami mengimbau seluruh pelaksana proyek dan pekerja agar tidak mengabaikan keselamatan kerja serta wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Bhabinkamtibmas juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak proyek agar pengawasan terhadap penerapan K3 lebih diperketat,” tegasnya.
Selain itu, Polres Bangka Tengah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat digunakan secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan kejadian darurat maupun membutuhkan bantuan kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, Unit Reskrim Polsek Simpang Katis masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. (*)