
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Sejumlah kursi anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah terlihat kosong saat Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI berlangsung, Jumat (14/8/2026).
Pantauan INTRIK.ID di ruang rapat paripurna menunjukkan beberapa anggota dewan meninggalkan ruangan ketika pidato Presiden RI yang disiarkan langsung dari Gedung DPR RI masih berlangsung.
Momen tersebut menjadi perhatian karena agenda Pidato Kenegaraan merupakan salah satu rangkaian kegiatan resmi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Namun, keluarnya sejumlah anggota dewan ternyata berkaitan dengan waktu pelaksanaan salat Jumat.
Salah seorang anggota DPRD Bangka Tengah yang meminta namanya tidak disebutkan membenarkan adanya anggota yang meninggalkan ruang rapat.
“Iya, sebagian kawan-kawan keluar karena mau persiapan salat Jumat. Waktunya mepet,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).
Ia menegaskan, keluarnya sejumlah anggota tersebut bukan bentuk ketidakmauan mengikuti maupun menghormati pidato kenegaraan.
“Bukan tidak menghargai. Memang jadwal salat Jumat sudah masuk. Jadi kami keluar untuk bersiap,” katanya.
Meski sejumlah kursi kosong, rapat paripurna tetap berjalan. Pidato Kenegaraan Presiden tetap diputar hingga selesai dan disaksikan oleh anggota DPRD serta tamu undangan yang masih berada di dalam ruangan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Sekretariat DPRD Bangka Tengah belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah anggota yang meninggalkan ruang rapat maupun alasan secara kelembagaan terkait hal tersebut.
Rapat Paripurna Istimewa untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden merupakan agenda tahunan yang digelar menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Momen kosongnya sejumlah kursi anggota dewan di tengah agenda tersebut pun menjadi perhatian, meski pihak DPRD menyebut keluarnya sebagian anggota berkaitan dengan persiapan pelaksanaan salat Jumat. (*)