Eks Lapangan Golf PT Timah Disulap Jadi Ruang Hijau, Warga Mentok: Bisa Jadi Ruang Publik

    INTRIK.ID, BANGKA BARAT — Kawasan eks Lapangan Golf PT Timah di Mentok perlahan diarahkan menjadi ruang yang lebih hijau dan bermanfaat bagi masyarakat. Ratusan pohon ditanam bersama sebagai langkah memperluas ruang terbuka hijau sekaligus mempercantik kawasan tersebut.

    Penanaman pohon dilakukan PT Timah (Persero) Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, pelajar, organisasi masyarakat, PMI dan warga Mentok, Jumat (28/8/2026).

    Kegiatan penghijauan itu diawali dengan Senam Sehat Bersama yang dipimpin Division Head Processing and Refinery PT Timah, Sofian Simangungsong. Setelah tubuh dibuat bugar, peserta kemudian turun langsung menanam pohon.

    Sejumlah jenis pohon ditanam, mulai dari cemara lilin, glodokan tiang, pelawan, tabebuya hingga beringin.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Harapannya sederhana: kawasan yang sebelumnya merupakan area eks lapangan golf itu semakin hijau, teduh dan pada akhirnya dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

    Bukan Sekadar Menanam Pohon

    Kepala Bidang Persampahan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Barat, Feri Ardami, mengapresiasi pelibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut.

    Menurutnya, penghijauan memiliki manfaat jangka panjang, terutama dalam menambah ruang terbuka hijau dan taman kota di Bangka Barat.

    “Dinas Lingkungan Hidup sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menanam pohon sangat bermanfaat, khususnya untuk menambah ruang terbuka hijau serta taman kota di Kabupaten Bangka Barat,” kata Feri.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Lebih dari sekadar menambah jumlah tanaman, Feri menilai keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran untuk menjaga lingkungan.

    Sebab, semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam penghijauan, semakin besar pula peluang tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan.

    “Semakin banyak tanaman hayati yang ditanam, semakin banyak manfaat dan kebutuhan yang bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Ini merupakan edukasi pentingnya mencintai lingkungan sekitar,” ujarnya.

    Kegiatan tersebut juga melibatkan pelajar. Bagi mereka, menanam pohon bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi menjadi pengalaman langsung untuk belajar tentang kepedulian sosial dan lingkungan.

    Safa, siswi SMP Negeri 3 Mentok, turut ambil bagian dalam penanaman pohon. Ia mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan aktivitas ekstrakurikuler yang diikutinya melalui Palang Merah Remaja (PMR).

    “Ini merupakan bagian dari pembelajaran di sekolah. Saya mengikuti ekstrakurikuler PMR yang merupakan bagian dari relawan PMI. Kegiatan ini menjadi bentuk aksi sosial dan kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

    Keterlibatan pelajar seperti Safa menunjukkan bahwa penghijauan juga dapat menjadi ruang pembelajaran di luar kelas. Mereka tidak hanya mendengar tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi ikut melakukan aksi nyata.

    “Double Sehat” untuk Warga Mentok

    Bagi Fika, warga Pal 2 sekaligus instruktur senam Java Air Club, kegiatan tersebut memberikan manfaat yang berlapis.

    Masyarakat diajak menjaga kesehatan tubuh melalui olahraga, kemudian diajak menjaga kesehatan lingkungan melalui penanaman pohon.

    PT Timah mengajak masyarakat hidup sehat dengan senam sehat untuk menjaga kebugaran tubuh, kemudian dilanjutkan dengan menjaga lingkungan agar tetap sehat melalui penanaman pohon. Jadi, hari ini benar-benar double sehat,” ujar Fika.

    Namun bagi Fika, ada harapan yang lebih besar dari sekadar kawasan menjadi hijau.

    Ia berharap eks Lapangan Golf PT Timah dapat ditata menjadi ruang publik yang bisa digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas.

    “Semoga ke depan tempat ini menjadi lebih indah dan asri serta bisa dimanfaatkan sebagai sarana aktivitas warga, olahraga, tempat UMKM berjualan, tempat bersantai, sekaligus menjadi ruang rekreasi bagi keluarga,” harapnya.

    Jika harapan tersebut terwujud, kawasan eks lapangan golf itu bukan hanya akan dipenuhi pepohonan, tetapi juga aktivitas warga.

    Ruang yang sebelumnya identik dengan fungsi tertentu bisa tumbuh menjadi ruang bersama—tempat masyarakat berolahraga, berkumpul, bersantai, hingga pelaku UMKM mencari penghidupan.

    Dan semuanya dimulai dari sesuatu yang sederhana: menanam pohon hari ini untuk ruang hidup yang lebih baik di kemudian hari. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    PT Timah Dorong UMKM Bangka Barat Naik Kelas, Ikan Nila dan Rebon Disulap Jadi Produk Bernilai Tambah

    PT Timah Dorong UMKM Bangka Barat Naik Kelas, Ikan Nila dan Rebon Disulap Jadi Produk Bernilai Tambah

    Bukan Sekadar Stand Pameran, PT Timah Hadirkan Edukasi Timah hingga Banjir Doorprize di Simpang Teritip

    Bukan Sekadar Stand Pameran, PT Timah Hadirkan Edukasi Timah hingga Banjir Doorprize di Simpang Teritip

    Cegah Stunting dari Hulu, PT Timah Gandeng BKKBN dan Pemkab Bangka Barat Perkuat Pola Asuh Anak

    Cegah Stunting dari Hulu, PT Timah Gandeng BKKBN dan Pemkab Bangka Barat Perkuat Pola Asuh Anak

    Bukan Sekadar Fair, Sungaibaru Luncurkan PRIMA untuk Pangkas Jarak Pelayanan Publik

    Bukan Sekadar Fair, Sungaibaru Luncurkan PRIMA untuk Pangkas Jarak Pelayanan Publik

    Gerak Jalan Jadi Ladang Rezeki, UMKM Bangka Barat “Panen” Omzet di Eks Lapangan Golf PT Timah

    Gerak Jalan Jadi Ladang Rezeki, UMKM Bangka Barat “Panen” Omzet di Eks Lapangan Golf PT Timah

    Stand PT Timah di Pameran Bangka Barat Bukan Sekadar Pajangan, Warga Diajak Kenali Proses Lahirnya Logam Timah

    Stand PT Timah di Pameran Bangka Barat Bukan Sekadar Pajangan, Warga Diajak Kenali Proses Lahirnya Logam Timah

      Ikuti kami di Facebook