Cegah Stunting dari Hulu, PT Timah Gandeng BKKBN dan Pemkab Bangka Barat Perkuat Pola Asuh Anak

    BANGKA BARAT, INTRIK.ID — Pencegahan stunting tidak cukup dilakukan ketika masalah gizi sudah muncul. Pemenuhan kebutuhan anak sejak usia dini dan pola pengasuhan yang tepat menjadi bagian penting dalam memastikan generasi tumbuh sehat dan optimal.

    Upaya tersebut dilakukan PT Timah (Persero) Tbk bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Bangka Barat melalui program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).

    Pendampingan pengasuhan bagi orang tua dan pengasuh tersebut digelar di Wisma Sriwijaya PT Timah, Mentok, Bangka Barat, Jumat (21/8/2026).

    Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi orang tua untuk memahami lebih jauh pentingnya pola asuh berkualitas, positif dan ramah anak sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang sekaligus mencegah berbagai persoalan sejak dini, termasuk stunting.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kegiatan dihadiri Division Head Processing and Refinery PT Timah, Ketua Tim KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs. Zuwaldi Batubara, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka Barat Sarbudi­yono, serta menghadirkan dokter spesialis anak dan psikolog anak sebagai narasumber.

    Keluarga Jadi Sekolah Pertama Anak

    Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka Barat Sarbudiyono menegaskan, keluarga memiliki posisi paling penting dalam membentuk tumbuh kembang dan karakter anak.

    “Anak usia dini adalah anak-anak yang harus mendapatkan perhatian luar biasa dari semua pihak, terutama keluarga. Pendidikan yang utama adalah pendidikan keluarga. Berhasil atau tidaknya pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh orang tua,” katanya.

    Menurutnya, orang tua bukan sekadar memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga menjadi lingkungan pertama tempat anak belajar membangun karakter, kebiasaan dan kemampuan sosial.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Karena itu, ia menilai pelibatan orang tua dalam program pendampingan seperti TAMASYA sangat penting.

    “Jadi sudah tepat orang tua yang diundang, karena peran orang tua sangat dominan. Keberhasilan anak sangat dipengaruhi oleh peran serta didikan orang tuanya,” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi dukungan PT Timah yang ikut memperkuat program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pengasuhan anak TAMASYA.

    “Terima kasih kepada PT Timah yang sudah luar biasa mendukung program TAMASYA. PT Timah membantu Pemkab Bangka Barat berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Bangka Belitung memberikan pemahaman dan pendampingan pengasuhan kepada orang tua dan pengasuh,” katanya.

    Bukan Sekadar Cegah Stunting

    Menurut Sarbudiyono, edukasi pola asuh juga diperlukan untuk mencegah persoalan lain yang dapat menghambat perkembangan anak, termasuk kekerasan dan perundungan.

    Ia berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat terus diperkuat sehingga anak-anak memperoleh lingkungan yang aman, sehat dan mendukung perkembangan mereka.

    “Kita ingin bersama-sama memberikan pemahaman tentang pola asuh terbaik bagi anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus. Ketika karakter mereka sejak awal terbentuk dan terjaga dengan baik, melalui kolaborasi bersama, mudah-mudahan ke depan kita menghasilkan generasi yang baik,” harapnya.

    Sementara itu, Ketua Tim KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs. Zuwaldi Batubara menilai keterlibatan PT Timah menjadi dukungan penting dalam memperkuat program pembangunan keluarga dan tumbuh kembang anak.

    PT Timah sangat luar biasa memberikan kontribusi dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Bukan hanya di Bangka Barat, tetapi dalam skala Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menunjukkan kontribusinya terhadap tumbuh kembang anak,” katanya.

    Menurut Zuwaldi, dukungan PT Timah terhadap program BKKBN tidak berhenti pada TAMASYA. Perusahaan juga turut mendukung sejumlah program lain yang menyasar kelompok masyarakat berbeda.

    “Selain Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), PT Timah juga membantu program BKKBN lainnya, seperti Program Lansia Berdaya, program remaja, dan program lainnya,” jelasnya.

    Ia menilai sinergi antara pemerintah dan dunia usaha penting agar program pembangunan tidak berhenti pada kebijakan, tetapi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Pimpinan dan teman-teman di PT Timah sangat membantu sekali dan mengerti apa yang dibutuhkan masyarakat secara langsung,” katanya.

    Melalui program TAMASYA, pendampingan terhadap orang tua dan pengasuh diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa pencegahan stunting dan optimalisasi tumbuh kembang anak dimulai dari lingkungan terdekat.

    Sebab, sebelum anak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa, keluargalah yang pertama kali membentuk fondasi kesehatan, karakter dan masa depannya.

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bukan Sekadar Fair, Sungaibaru Luncurkan PRIMA untuk Pangkas Jarak Pelayanan Publik

    Bukan Sekadar Fair, Sungaibaru Luncurkan PRIMA untuk Pangkas Jarak Pelayanan Publik

    Gerak Jalan Jadi Ladang Rezeki, UMKM Bangka Barat “Panen” Omzet di Eks Lapangan Golf PT Timah

    Gerak Jalan Jadi Ladang Rezeki, UMKM Bangka Barat “Panen” Omzet di Eks Lapangan Golf PT Timah

    Stand PT Timah di Pameran Bangka Barat Bukan Sekadar Pajangan, Warga Diajak Kenali Proses Lahirnya Logam Timah

    Stand PT Timah di Pameran Bangka Barat Bukan Sekadar Pajangan, Warga Diajak Kenali Proses Lahirnya Logam Timah

    Jelang HUT ke-81 RI, PT Timah dan Pemkab Bangka Barat Ajak Warga Senam dan Gotong Royong

    Jelang HUT ke-81 RI, PT Timah dan Pemkab Bangka Barat Ajak Warga Senam dan Gotong Royong

    Dari Ikon Tambang Jadi Ruang Publik, Tugu Mihrab Cupat Disulap Makin Hidup

    Dari Ikon Tambang Jadi Ruang Publik, Tugu Mihrab Cupat Disulap Makin Hidup

    Dulu Temannya Kesulitan Cari Darah, Kini Anisa Rutin Donor demi Selamatkan Nyawa Orang Lain

    Dulu Temannya Kesulitan Cari Darah, Kini Anisa Rutin Donor demi Selamatkan Nyawa Orang Lain

      Ikuti kami di Facebook