
MENTOK, INTRIK.ID – Pengalaman melihat seorang teman kesulitan mendapatkan darah di rumah sakit mengubah kebiasaan Anisa Putri Kinanti (25). Sejak saat itu, karyawati swasta asal Mentok ini memutuskan menjadi pendonor darah rutin agar orang lain tidak mengalami hal serupa.
Komitmen itu kembali ia tunjukkan saat mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah (Persero) Tbk di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (1/8/2026).
Bagi Anisa, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Awalnya ada teman yang sakit dan membutuhkan darah. Waktu itu stoknya kosong. Dari situ saya menjadi rajin donor darah supaya ke depannya tidak ada lagi pasien yang kesulitan mencari darah,” ungkapnya.
Pemilik golongan darah B+ ini mengaku telah enam kali mendonorkan darahnya. Ia pun mengapresiasi PT Timah yang secara konsisten menggelar aksi donor darah dan berharap kegiatan tersebut terus berlanjut.
“Kegiatan donor darah PT Timah ini bagus. Semoga ke depan terus diadakan,” katanya.
Semangat berbagi juga ditunjukkan Jamilah (49), warga Jalan Raya Peltim, yang untuk pertama kalinya berhasil mendonorkan darah setelah sebelumnya beberapa kali gagal karena kadar hemoglobin (HB) rendah.
Menurutnya, donor darah bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga menjadi cara sederhana membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
“Selain baik untuk kesehatan, donor darah juga bisa membantu melancarkan peredaran darah. Yang pasti, ini untuk kemanusiaan agar orang yang membutuhkan darah bisa lebih mudah mendapatkannya,” ujarnya.
Ia mengaku bersyukur akhirnya bisa menjadi pendonor.
“Alhamdulillah kali ini bisa donor. Sebelumnya belum bisa karena HB rendah. Semakin banyak yang donor, semakin banyak stok darah untuk pasien,” tambahnya.
Kepedulian serupa datang dari Kepala Dusun VII Desa Belo Laut, Marzeni (46), yang mengaku rutin mendonorkan darah dua hingga tiga kali setiap tahun.
Tak hanya mengikuti kegiatan donor massal, ia juga kerap mendonorkan darah secara langsung ketika ada masyarakat yang membutuhkan di rumah sakit.
“Selain alasan kemanusiaan, setetes darah sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan. Minimal setahun bisa dua atau tiga kali donor,” katanya.
Dalam kegiatan Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah bertema “Timah untuk Rakyat”, perusahaan bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bangka Barat berhasil mengumpulkan 86 kantong darah dari karyawan dan masyarakat.
Ketua PMI Bangka Barat, dr. Yovita Sari Metkono, mengatakan PT Timah merupakan salah satu mitra strategis PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah.
“Kegiatan ini sangat bagus. PT Timah mau membersamai PMI Bangka Barat menjaga kestabilan stok darah yang nantinya berguna dan kembali lagi kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin beberapa kali dalam setahun itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi dan perusahaan lain untuk rutin menggelar donor darah, sehingga kebutuhan darah masyarakat dapat terus terpenuhi.
Sumber: PT Timah Tbk