
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Ribuan warga Bangka Tengah masih berada dalam kondisi menganggur di tengah kebutuhan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat 4.749 penganggur di daerah tersebut.
Persoalan itu coba dijawab Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Mini Job Fair 2026 yang digelar Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPPMPTK).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 15 perusahaan membuka 151 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor. Ratusan pencari kerja pun memadati lokasi sejak pagi untuk mendapatkan kesempatan bekerja.
Kepala DPPMPTK Bangka Tengah, Risaldi, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuat terbuka dan gratis agar masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap informasi pekerjaan.
“Mini Job Fair ini terbuka untuk umum, transparan dan 100 persen gratis. Tidak ada biaya sepeser pun. Kami ingin memastikan perusahaan dan pencari kerja bertemu langsung, sehingga proses rekrutmennya bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Risaldi.
Perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, ritel, perhotelan hingga jasa. Formasi yang ditawarkan juga beragam, dengan kualifikasi mulai dari lulusan SMP, SMA/SMK, hingga D3 dan S1.
Tingginya kebutuhan terhadap pekerjaan terlihat dari antrean pencari kerja yang memenuhi lokasi kegiatan. Mereka tidak hanya berasal dari pencari kerja berpengalaman, tetapi juga lulusan baru yang baru mulai memasuki dunia kerja.
Salah satunya Ari, 18 tahun. Lulusan baru tersebut mengaku job fair menjadi kesempatan pertamanya untuk mencoba mencari pekerjaan.
“Alhamdulillah banget ada job fair seperti ini. Saya baru lulus sekolah dan bingung mau cari kerja ke mana. Di sini langsung bisa daftar ke banyak perusahaan, gratis juga. Semoga saya dapat panggilan kerja,” kata Ari sambil membawa map lamaran.
Risaldi berharap 151 formasi yang tersedia dapat diisi oleh tenaga kerja lokal Bangka Tengah.
“Harapan kami dengan adanya 151 lowongan ini bisa menyerap tenaga kerja lokal Bangka Tengah. Apalagi animo masyarakat sangat tinggi, terlihat dari ratusan pelamar yang datang sejak pagi,” tambahnya.
Di lokasi, pencari kerja dapat langsung menyerahkan berkas lamaran sekaligus mengikuti proses seleksi awal dan wawancara pada stan perusahaan yang tersedia.
Pemkab Bangka Tengah menyatakan kegiatan serupa akan terus didorong secara rutin sebagai salah satu cara memperpendek jarak antara pencari kerja dan dunia usaha.
Namun, dengan jumlah penganggur yang mencapai 4.749 orang, kebutuhan lapangan kerja di Bangka Tengah masih jauh lebih besar. Mini Job Fair menjadi salah satu pintu masuk, sementara perluasan kesempatan kerja tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab secara berkelanjutan.