Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    BANGKA TENGAH, INTRIK.ID – Minimnya penerangan di ruas Jalan Kulur-Lubuk Besar kembali dikeluhkan warga.

    Kondisi jalan yang gelap saat malam hari dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara yang melintas di jalur tersebut.

    Keluhan itu disampaikan Toy (45), warga Terubus yang memiliki kebun di sekitar ruas Jalan Kulur-Lubuk Besar.

    Menurutnya, kecelakaan lalu lintas cukup sering terjadi di kawasan tersebut. Bahkan, pada Selasa malam, kembali terjadi kecelakaan antara dua pengendara sepeda motor di sekitar lokasi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Semalam ada lagi kecelakaan antara dua pengemudi motor di depan kebun saya. Alhamdulillah tidak parah, tapi sering sekali kejadian seperti itu. Jalannya gelap gulita, pengendara tidak kelihatan dari jauh,” ujar Toy, Rabu (22/7/2026).

    Ia mengatakan, kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan karena Jalan Kulur-Lubuk Besar menjadi salah satu akses utama masyarakat dari sejumlah desa.

    Risiko kecelakaan dinilai semakin tinggi saat malam hari, terutama ketika hujan atau pada jam pulang kerja ketika volume kendaraan meningkat.

    “Saya minta tolonglah ke pemerintah, dipasang lampu jalan. Kasihan warga yang tiap hari lewat sini. Kalau malam itu rawan sekali,” tambahnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Tengah, Fernando, mengatakan ruas Jalan Kulur-Lubuk Besar merupakan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

    Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah telah beberapa kali menyampaikan usulan kepada pemerintah provinsi terkait minimnya penerangan di jalur tersebut.

    “Kami dari Pemkab sudah beberapa kali menyampaikan usulan ke provinsi terkait minimnya penerangan di ruas Kulur-Lubuk Besar. Karena memang ini jalan provinsi,” jelasnya.

    Fernando menyebut terdapat kabar baik bagi masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterima, pemasangan lampu penerangan jalan di ruas tersebut direncanakan masuk dalam program tahun 2026.

    “InsyaAllah tahun ini ruas Kulur-Lubuk Besar akan diterangi lampu jalan. Kita berharap dengan adanya penerangan bisa meminimalisir angka kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan,” pungkasnya.

    Sembari menunggu realisasi penerangan jalan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut pada malam hari.

    Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama saat melintas dalam kondisi hujan dan minim jarak pandang. (*)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

      Ikuti kami di Facebook