WhatsApp Down, Penjual Online Rugi

    INTRIK.ID — Aplikasi WhatsApp sempat mengalami gangguan sehingga tidak bisa mengirim pesan baik secara pribadi, grup hingga Whatsapp web pada Selasa (25/10/2022).

    Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Namun pada pukul 16.00 WIB, platform dari meta itu kembali normal.

    Meski demikian, banyak pengguna WhatsApp beralih ke aplikasi lain yang serupa untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa.

    “Saya penjual makanan online, jadi sangat perlu (aplikasi-red) WA untuk menanyakan ke pelanggan. Tapi karena error, jadi saya coba aplikasi telegram,” ungkap Zu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Meskipun demikian, ia mengaku tidak semua pelanggannya menggunakan aplikasi serupa sehingga banyak jualannya yang tidak terkirim.

    “Rata-rata pelanggan saya pakai WA, jadi komunikasi pakai itu. Bisa kirim lokasi rumah ataupun gambar. Pas beralih ke Telegram, ada yang pakai tapi ada juga yang tidak,” lanjut Zu.

    Walaupun WhatsApp sudah pulih, ia tetap menggunakan aplikasi Telegram untuk berjaga-jaga jika terjadi error lagi.

    “Saya sudah rugi, ada beberapa (jualannya-red) yang tidak terkirim dan cancel. Telegram tetap saya pakai tapi WA jadi yang utama karena sudah banyak yang tau,” tegasnya. (Red)

    Space Iklan/0853-1197-2121

     

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah