Peringati Hari Anak Nasional, PT Timah Gelar Seminar ABK dan Beri Terapi Gratis untuk 10 Anak

    BABEL, INTRIK.ID – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Timah Tbk kembali memperkuat dukungannya terhadap pendidikan inklusif melalui Seminar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bagi guru dan orang tua.

    Mengusung tema “Dari Terapi ke Kemandirian Belajar”, kegiatan tersebut digelar di Graha Timah Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026).

    Seminar ini diikuti 145 peserta yang terdiri dari orang tua dan guru dari sejumlah sekolah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni SLBN Pangkalpinang, SLB YPAC Pangkalpinang, Sekolah Alam Pangkalpinang, Sekolah Alam Bangka Belitung, SLBN Sungailiat, SD IT Biruni Sungailiat, dan SLB Negeri Koba.

    Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni dr. Rahmadi Iwan Guntoro, Sp.P, yang juga merupakan orang tua anak berkebutuhan khusus, serta Iin Indriyani, konsultan dari Rumah Indira.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Tidak hanya memberikan edukasi, PT Timah juga memberikan bantuan biaya terapi daring bagi 10 anak berkebutuhan khusus yang berasal dari tujuh sekolah di Bangka Belitung.

    Kasubbag Tata Usaha UPTD Pendidikan Inklusi Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fajar Novianti, mengapresiasi dukungan PT Timah terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus.

    “Kami sangat bangga bisa bekerja sama dengan PT Timah. PT Timah telah menunjukkan kepeduliannya untuk mendukung pendidikan anak berkebutuhan khusus. Mereka ini istimewa sehingga pola pendidikannya juga berbeda dan ini perlu didukung oleh semua pihak,” katanya.

    Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan dikembangkan, termasuk dalam bidang terapi bagi anak berkebutuhan khusus.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurutnya, kebutuhan terhadap layanan pendampingan dan terapi terus meningkat seiring bertambahnya jumlah anak berkebutuhan khusus di Bangka Belitung.

    “Kemarin saja di Kecamatan Riau Silip ada lebih dari 100 anak berkebutuhan khusus. Tentu ini membutuhkan peran semua pihak. Kami mengapresiasi PT Timah yang telah menunjukkan kepeduliannya dan berharap program ini bisa berkesinambungan,” ujarnya.

    Salah satu orang tua peserta, Rosmeri, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru setelah mengikuti seminar tersebut. Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti seminar terkait pendampingan anak berkebutuhan khusus.

    “Ini pertama kali saya mengikuti seminar seperti ini. Kami juga baru beberapa waktu lalu mengetahui bahwa anak kami memiliki autisme. Saya senang mengikutinya karena banyak hal yang bisa saya terapkan di rumah dalam proses pengasuhan yang selama ini mungkin belum saya lakukan, seperti memberikan pelukan dan rasa aman,” katanya.

    Rosmeri mengapresiasi langkah PT Timah yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membekali orang tua dengan pengetahuan untuk mendampingi anak berkebutuhan khusus.

    Sementara itu, Kepala SLB Negeri Sungailiat, Warsih Sri Wahyuni, mengatakan seminar tersebut sangat bermanfaat bagi guru maupun orang tua.

    Menurutnya, pendampingan anak berkebutuhan khusus tidak dapat hanya mengandalkan sekolah. Peran keluarga, khususnya orang tua di rumah, juga sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

    “Selain guru, kami juga mengajak orang tua siswa untuk hadir karena ini penting. Rumah yang di dalamnya ada orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus. Kami mengapresiasi PT Timah yang sudah memulai dan melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan,” ujarnya.

    Dalam seminar tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai cara kerja otak anak berkebutuhan khusus, metode pendampingan, terapi yang dapat dilakukan, serta pola pengasuhan yang sesuai.

    Konsultan Rumah Indira, Iin Indriyani, mengapresiasi konsistensi PT Timah dalam mendukung anak berkebutuhan khusus.

    “Saya bangga ada perusahaan besar yang peduli dengan anak ABK. PT Timah sudah empat tahun berturut-turut secara berkelanjutan menghadirkan program ini dan dampaknya menyentuh langsung anak-anak. Kalau tiga tahun lalu hanya dalam bentuk seminar untuk guru dan orang tua, tahun ini PT Timah juga memberikan terapi online gratis bagi 10 anak berkebutuhan khusus,” katanya.

    Melalui program ini, PT Timah terus mendorong penguatan pendidikan inklusif sekaligus meningkatkan kapasitas guru dan orang tua agar anak berkebutuhan khusus dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal sesuai potensi masing-masing. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Survei IndexMundi: Polri Peringkat Tertinggi Persepsi Korupsi di ASEAN, Apa Maknanya?

    Survei IndexMundi: Polri Peringkat Tertinggi Persepsi Korupsi di ASEAN, Apa Maknanya?

    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi