
INTRIK.ID, BABEL — Sebanyak 15 personel Fire Fighter PT Timah (Persero) Tbk dikerahkan bersama Grup MIND ID ke Kalimantan Barat untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Mereka bukan sekadar relawan, tetapi personel Emergency Response Team (ERT) yang telah dibekali kemampuan menangani kondisi darurat, khususnya kebakaran. Tim tersebut berasal dari sejumlah wilayah operasional PT Timah.
Dalam menjalankan tugas, para personel membawa perlengkapan pemadaman dan alat pelindung diri untuk menunjang keselamatan selama bekerja di tengah asap serta medan kebakaran.
Corporate Secretary PT Timah (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, mengatakan pengerahan personel tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan bersama Grup MIND ID terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat.
“PT Timah bersama Grup MIND ID mengerahkan personel Fire Fighter untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Personel yang ditugaskan merupakan tim yang telah memiliki kemampuan dalam penanganan kondisi darurat kebakaran dan siap mendukung upaya pemadaman di lapangan,” ujarnya.
Menurut Ruddy, tim diminta menjalankan tugas dengan disiplin dan menjaga kekompakan, dengan keselamatan sebagai prioritas selama berada di lokasi.
Kemampuan ERT PT Timah selama ini digunakan untuk merespons berbagai kondisi darurat di wilayah operasional perusahaan. Namun, kemampuan tersebut juga dapat dimobilisasi ketika terjadi bencana yang membutuhkan personel terlatih.
Direktur Utama PT Timah Restu Widiyantoro bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin turut memantau sekaligus mengantarkan tim yang diberangkatkan untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan.
Maroef mengatakan pengerahan relawan Grup MIND ID merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan dalam situasi krisis.
“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Kehadiran relawan Grup MIND ID ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian titik api sekaligus membantu mengurangi risiko kesehatan dan gangguan terhadap aktivitas yang dihadapi masyarakat,” ujarnya saat meninjau daerah terdampak di Mempawah, Jumat (4/9/2026).
Ia menegaskan dukungan Grup MIND ID tidak hanya diarahkan pada tahap penanganan bencana, tetapi juga pemulihan setelah kondisi darurat terkendali.
Dengan pengerahan 15 personel Fire Fighter tersebut, PT Timah turut memperkuat dukungan sumber daya terlatih dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat, sekaligus membantu melindungi masyarakat dan lingkungan di wilayah terdampak.(*)
Sumber: PT Timah Tbk