Nelayan Sungailiat Sebut, Tongkang Yang Tabrak Perahu Mereka ada Tulisan AN dan BATAM

    Caption: Beben Nelayan Sungailiat korban tabrak tongkang

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Sejumlah nelayan Sungailiat korban ditabrak tongkang datangi Pos Polairud pangkalan sandar kapal ditpolair polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis ( 16/7/2026) sore. Didampingi ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ( HNSI ) Bangka Selamet Riyadi, kedatangan mereka menyampaikan kronologi kejadian saat kapal mereka ditabrak tongkang.

    Sebelumnya dilaporkan 4 perahu nelayan Sungailiat ditabrak sebuah tongkang pada Minggu ( 12/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di perairan sekitar 50 mil laut dari Muara Air Kantung, Sungailiat, tepatnya di sekitar titik koordinat 0°55.764′ LS / 106°23.135′ BT.

    Beben salah satu korban mengutarakan pada saat kejadian masih melihat ada tulisan AN di Tongkang dan tulisan BATAM di buritan Takboat.

    “Kejadian malam itu posisi tongkang sudah berada diatas perahu saya, kemudian saya langsung bangunkan ABK dan minta tolong perahu Jablay yang tidak jauh berada pada perahu saya, ABK langsung loncat ke perahu sebelah. Hitung detik namun tongkang masih nyangkut di perahu saya sambil perahu saya perlahan tenggelam. . Nah saat itu lah saya melihat tulisan AN di tongkang dan tulisan BATAM di buritan takboat,” jelasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dihadapan personil pos pangkalan sandar kapal ditpolair polda Kepulauan Bangka Belitung, Beben meneruskan kronologi bagaimana kejadian tabrakan tersebut, yang mengakibatkan empat perahu menjadi korban dan dua orang belum ditemukan.

    “Perahu saya itu baru berusia 1 tahun biaya sekitar 300 juta. Ya kita juga sudah minta tolong saudara perahu imam yang kebetulan sekitar 11 mil dari titik kita untuk mengejar tongkang yang nabrak perahu kami. komunikasi sama imam sekitar jam 6 pagi, perahu saat itu sekitar 10 perahu , compereng 4 perahu kita lagi nyotong ( tangkap sotong ). Korban selamat 13 orang yang belum ditemukan 2 orang yakni Yudi Kurniawan 38 tahun bapak dari yudika Pratama umur sekitar 14 tahun ( anak Yudi Kurniawan ). Untuk perahu yang di tabrak ada 4 yakni KM Asipa jaya, KM Jelajah, KM Sapril, KM Paisal,” kata Beben.

    Ditempat yang sama saat dampingi nelayan ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka Selamet Riyadi menyampaikan, pihaknya akan membuat laporan ke Gakkum Polairud Polda Babel dan kordinasi dengan pihak terkait atas peristiwa dimaksud.

    “Kita dari DPC HNSI Kabupaten Bangka akan melaporkan kejadian ini ke Gakkum Polairud Polda Babel. Kemudian kita akan berkordinasi dengan pihak terkait untuk mencari perusahaan pemilik tongkang sesuai ciri – ciri disampaikan nelayan . Upaya selanjutnya kita akan minta bantuan kepada sejumlah pihak untuk meringankan beban mereka saat ini. Kita berharap kepada perusahaan pemilik tongkang agar bisa bertanggung jawab atas peristiwa ini,” tutupnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Kapal Tertahan Air Surut, Nyawa ABK Diselamatkan Lewat Operasi Medevac Tim SAR

    Kapal Tertahan Air Surut, Nyawa ABK Diselamatkan Lewat Operasi Medevac Tim SAR

    Jalur Pelabuhan Pangkalbalam Tertutup Kapal Kandas, 253 Penumpang KM Sewindu Dievakuasi Tim SAR

    Jalur Pelabuhan Pangkalbalam Tertutup Kapal Kandas, 253 Penumpang KM Sewindu Dievakuasi Tim SAR

    Mana Solusi Gubernur Babel dan Bupati Bangka, Alur Muara Jelitik Masih Dangkal

    Mana Solusi Gubernur Babel dan Bupati Bangka, Alur Muara Jelitik Masih Dangkal

    Sempat Hilang Semalaman di Perairan Rambak, Nelayan 59 Tahun Ditemukan Selamat

    Sempat Hilang Semalaman di Perairan Rambak, Nelayan 59 Tahun Ditemukan Selamat

    Tujuh Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Sekda Bangka, Tiga Gugur karena Berkas Tak Lengkap

    Tujuh Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Sekda Bangka, Tiga Gugur karena Berkas Tak Lengkap

    Gubernur Babel Mana Janji Hasil Rakor , Soal Solusi Pendalaman Alur Muara Jelitik ?

    Gubernur Babel Mana Janji Hasil Rakor , Soal Solusi Pendalaman Alur Muara Jelitik ?