
INTRIK.ID, BANGKA – Seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Pantai Rambak, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (10/7/2026).
Korban diketahui bernama Mario (59), warga Rambak, yang sebelumnya berangkat melaut seorang diri menggunakan perahu berwarna biru pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 04.35 WIB.
Berdasarkan kebiasaannya, Mario seharusnya sudah kembali ke daratan pada siang hari. Namun hingga Kamis malam sekitar pukul 23.49 WIB, korban belum juga pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.
Keluarga bersama nelayan setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil. Perwakilan keluarga, Adam, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang pada Jumat (10/7/2026) pukul 07.45 WIB.
Merespons laporan itu, Kansar Pangkalpinang langsung mengerahkan lima personel rescue menuju Pantai Rambak untuk melakukan operasi pencarian.
Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan berbagai unsur SAR gabungan sebelum melakukan penyisiran di perairan.
Operasi pencarian melibatkan personel Rescue Kansar Pangkalpinang, Babinsa Koramil 0413 Merawang, SAR Brimob, Polair Polres Bangka, BPBD Bangka, Laskar Sekaban, serta nelayan setempat.
Selama pencarian, tim menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang dengan kecepatan angin dari arah tenggara mencapai 14 knot dan tinggi gelombang sekitar 1 hingga 1,5 meter.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.20 WIB, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari nelayan yang melintas bahwa Mario ditemukan dalam keadaan selamat di kawasan Perairan Tuing.
Perahu korban kemudian ditarik menuju Pantai Rambak. Sekitar pukul 10.50 WIB, korban tiba di pantai dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.
Setelah memastikan korban berhasil dievakuasi dengan selamat, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing pada pukul 11.00 WIB dan secara resmi menutup operasi pencarian.
Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing setelah operasi kemanusiaan tersebut berhasil diselesaikan. (*)