
BANGKA.SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Alur Muara Jelitik Sungailiat masih belum ada perubahan, kondisi masih tetap dangkal. Muncul pertanyaan kapan dan pejabat mana yang bisa menjadi penolong mengatasi hal tersebut? Merespon fakta yang ada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka menyampaikan kekecewaan mendalam atas belum adanya langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan pendangkalan alur Muara Jelitik yang hingga kini terus menghambat aktivitas nelayan.
Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka, Selamet Riyadi, mengatakan para nelayan selama ini bersabar dan menaruh harapan besar kepada kepemimpinan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Bupati Bangka yang definitif agar segera memberikan solusi terhadap persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut.
“Kami sudah menunggu hadirnya gubernur dan bupati definitif dengan harapan ada perhatian serius terhadap Muara Jelitik. Namun hingga saat ini kami belum melihat langkah konkret. Nelayan masih menghadapi persoalan yang sama setiap hari,” tegas Selamet Riyadi.
Menurutnya, Muara Jelitik merupakan akses utama keluar masuk kapal nelayan Sungailiat. Kondisi alur yang terus mengalami pendangkalan tidak hanya menghambat aktivitas melaut, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan mengganggu perekonomian ratusan bahkan ribuan keluarga nelayan.
“Persoalan Muara Jelitik tidak boleh terus berlarut-larut hanya karena persoalan koordinasi atau kewenangan antar instansi.Nelayan tidak ingin lagi mendengar alasan siapa yang berwenang. Yang kami butuhkan adalah tindakan nyata. Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten harus duduk bersama dan segera mengambil keputusan demi keselamatan serta kesejahteraan nelayan.” Tegasnya.
DPC HNSI Kabupaten Bangka meminta Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Bupati Bangka segera menjadikan normalisasi alur Muara Jelitik sebagai program prioritas daerah, mengingat kawasan tersebut merupakan urat nadi aktivitas perikanan di Kabupaten Bangka.
“Jangan sampai nelayan merasa ditinggalkan oleh pemerintah. Kami berharap pemerintah hadir dengan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat pesisir. Muara Jelitik bukan sekadar persoalan alur pelayaran, tetapi menyangkut kehidupan ribuan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor perikanan,” ujar Selamet.
Di akhir pernyataannya, Selamet Riyadi menegaskan bahwa DPC HNSI Kabupaten Bangka akan terus memperjuangkan aspirasi nelayan hingga persoalan Muara Jelitik memperoleh penyelesaian yang jelas dan berkelanjutan.
“Kesabaran nelayan ada batasnya. Kami berharap pemerintah segera membuktikan keberpihakannya kepada masyarakat pesisir dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji.” Tutupnya.