Gubernur Babel Mana Janji Hasil Rakor , Soal Solusi Pendalaman Alur Muara Jelitik ?

    Caption: Ketua Formanpis Heri

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Entah sampai kapan alur muara Jelitik Sungailiat bisa kembali dalam. Sudah banyak pejabat pemerintah, tokoh politik berkunjung ke muara tersebut. Namun hingga saat ini kondisi muara masih mengalami pendangkalan. Berbagai pihak saling klaim bisa mengatasi pendangkalan alur muara, tapi secara fakta semua belum jelas. Muncul pertanyaan ada apa sebenarnya begitu sulit mencari solusi terbaik agar alur muara bisa dilewati kapal nelayan tanpa menunggu pasang surut air laut.

    Rapat kordinasi mengenai alur muara Jelitik ( 15/5/2025) di Kantor Gubernur Babel

    Sebelumnya dari berbagai organisasi sudah melakukan audiensi dengan pihak terkait membahas masalah pendangkalan alur muara Jelitik. Salah satu yakni Forum Masyarakat Nelayan Pesisir dan Sekitarnya ( Formanpis ). Ketua Formanpis Heri mengatakan pihaknya menagih janji Gubernur Babel Hidayat Arsani saat Rapat Kordinasi ( Rakor ) 15/5/2025 bertempat di Kantor Gubernur.

    “Kita dari Formanpis ingin menagih janji Gubernur Babel Hidayat Arsani mengenai apa yang disampaikan beliau saat rapat koordinasi dengan pihak terkait membahas masalah alur muara Jelitik. Kebetulan Formanpis hadir saat rakor tersebut, nah pak gubernur katakan solusinya pakai tambang atau gunakan alat berat,” ungkapnya, Jumat ( 10/7/2026).

    Kemudian menyambung pernyataannya Heri menyampaikan saat ini aktivitas tambang jenis ponton belum memberikan dampak positif terhadap pendalaman alur muara Jelitik.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saat ini ada banyak ponton di depan mulut muara Jelitik, seperti belum memberikan dampak positif bagi pendalaman alur muara. Nah nelayan ini punya kegelisahan takutnya timahnya tidak ada lagi pasir menumpuk, bukannya dalam malah dangkal ,” jelasnya.

    Pentolan Formanpis itu juga menyampaikan ucapannya terimakasih kepada PT. Timah melalui mitranya sudah membantu pembiayaan pengerukan alur muara menggunakan Excavator ( alat berat )

    “Setau saya dari aktivitas ponton isap produksi mitra PT. Timah di depan mulut muara itu, ada biaya yang diambil untuk beli BBM yang digunakan alat berat mengeruk alur muara. Kita berterima kasih lah kepada mitra dan PT. Timah yang sudah membantu. Namun sifatnya itu sementara, nah kita tagih janji Gubernur Babel agar ada solusi yang permanen. Kita minta jangan ada pembiaran, kita tidak berharap banyak dng PT. Timah , nah kalau tidak ada lagi timahnya bagaimana ? apakah masih ada aktivitas Tambang Inkonvensional ( TI ) yang mau bekerja sambil dalami alur muara? Kita berharap ada perusahaan yang memang bisa mendalami alur muara,” tutupnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

    Gerakan Pemuda Peduli Kumpulkan Rp4,07 Juta untuk Korban Bencana NTT Flores

    Gerakan Pemuda Peduli Kumpulkan Rp4,07 Juta untuk Korban Bencana NTT Flores

    151 Anak Dikhitan, 235 Kantong Darah Terkumpul di Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah

    151 Anak Dikhitan, 235 Kantong Darah Terkumpul di Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah

    Pemuda Bangka Tengah Bergerak, Galang Dana di Kobalorasi untuk Korban Gempa dan Warga Membutuhkan

    Pemuda Bangka Tengah Bergerak, Galang Dana di Kobalorasi untuk Korban Gempa dan Warga Membutuhkan

    DPC HNSI Bangka Minta Kejari Usut, Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi Nelayan Hingga Penampungnya

    DPC HNSI Bangka Minta Kejari Usut, Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi Nelayan Hingga Penampungnya

    PT Timah Bantu Lengkapi Fasilitas Musala Al Ikhlas, Toilet Jadi Prioritas

    PT Timah Bantu Lengkapi Fasilitas Musala Al Ikhlas, Toilet Jadi Prioritas

      Ikuti kami di Facebook