Tailing Pantai Tanjung Berikat Digarap, KPHP Sungai Sembulan Pasang Spanduk Himbauan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kesatuan Pengelolaan Hutan Prodiksi (KPHP) Sungai Sembulan bersama dinas lingkungan hidup (DLHK) Bangka Belitung (Babel) memasang spanduk bertuliskan himbauan dan peraturan tentang tidak bolehnya ada aktivitas tambang ilegal dan juga merusak pantai di Tanjung Berikat, Bangka Tengah.

    Hal itu lantaran adanya penjualan tanah tailing dipinggir pantai tersebut.

    “Kami juga menertibkan, masang spanduk di beberapa titik dan juga berharap tak ada lagi yang mengambil pasir tailing,” ucap Mardiansyah ketua KPHP Sungai Sembulan, Senin (25/3/2024).

    Sementara itu, Camat Lubuk Besar Armansyah juga membenarkan terkait adanya pemasangan spanduk tersebut oleh KPHP Sungai Sembulan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Bener siang tadi ada KPHP pasang spanduk di Tanjung beriket Desa Batu Beriga,” jelasnya.

    Arman juga nenyebutkan, hingga saat ini belum ada info adanya pihak berwajib untuk menertibkan aktivitas tersebut, namun dirinya sudah menghimbau agar masyarakat tidak mengambil pasir di pantai Tanjung Berikat.

    “Belum ada info sudah ditertibkan Polsek ataupun Polres. Namun kita berharap masyarakat selalu menjaga lingkungan selalu kondusif,” himbaunya.

    Hingga kini, pihak intrik.id masih memantau pergerakan para penambang tersebut. Bahkan, dari informasi dilapangan para pekerja masih menggali tailing malam ini dilokasi yang disinyalir diklaim milik seorang warga, R.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan