
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kecelakaan yang melibatkan satu sepeda motor Honda Beat dan dua truk pengangkut sawit tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.
Berdasarkan data Satlantas Polres Bangka Tengah, kecelakaan bermula ketika Mitsubishi Truck warna kuning bernomor polisi BN 8848 VP yang dikemudikan Al Fajri (37) melaju dari arah Koba menuju Lubuk Besar dengan membawa muatan buah sawit.
Saat melintasi jalan menurun di Desa Perlang, truk tersebut diduga kehilangan kendali.
Kasat Lantas Polres Bangka Tengah, Iptu Elman, mengatakan truk kemudian menabrak sepeda motor Honda Beat warna hitam putih bernomor polisi BN 5283 EH yang dikendarai Petrus Pedro (27) dengan membonceng Paulinus Rivando Gega (24).
“Mobil truk kuning itu langsung menabrak satu unit motor Honda Beat yang dikendarai Sdr. Petrus Pedro berboncengan dengan Sdr. Paulinus Rivando Gega,” jelas Elman, Rabu (12/8/2026).
Setelah menabrak sepeda motor, truk tersebut kembali menabrak bagian belakang Mitsubishi Truck warna hijau bernomor polisi BN 8798 TP yang dikemudikan Robbi (30).
Akibat kecelakaan tersebut, Petrus Pedro dan Paulinus Rivando Gega mengalami luka berat dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Koba.
Petrus tercatat sebagai warga Jalan Krio Panting, Kecamatan Payung, Bangka Selatan. Ia diketahui mengenakan helm saat berkendara, namun tidak memiliki SIM.
Sementara Paulinus merupakan warga Jalan Lingkar Desa, Desa Trubus, Kecamatan Lubuk Besar. Saat kejadian, ia diketahui tidak menggunakan helm.
Sopir truk kuning, Al Fajri, juga mengalami luka berat berupa patah kaki kanan dan mendapatkan penanganan medis.
Sementara pengemudi truk hijau, Robbi, tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.
Kerugian materiil akibat kecelakaan ditaksir mencapai sekitar Rp2,5 juta.
Iptu Elman mengatakan pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu kondisi jalan yang menurun ditambah muatan truk yang cukup berat sehingga kendaraan kehilangan kendali.
“Kami masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalan menurun dan pastikan kondisi kendaraan serta muatan aman,” tegasnya.
Polisi juga mengingatkan pengendara untuk memastikan kelengkapan berkendara, termasuk penggunaan helm dan kepemilikan surat izin mengemudi.
Kasus kecelakaan maut tersebut kini masih ditangani Satlantas Polres Bangka Tengah untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.