Ratusan Polisi Angkat Kaki dari Desa Beriga

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Ratusan polisi yang bertugas mengamankan pihak PT Timah untuk masuk ke wilayah Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar membubarkan diri, Selasa (4/3/2025).

    Kapolres Bangka Tengah AKBP. Pradana Aditya menegaskan, pihaknya sudah pamit ke masyarakat Desa Batu Beriga dan sementara tidak melakukan pengamanan apapun disana.

    “Kami pamit secara baik-baik karena kami datang juga dengan cara baik-baik. Kami disini cuma untuk menjaga keamanan Kamtibmas kita semua karena pelayanan polisi itu luas,, ” ucapnya.

    Ia menjelaskan, kehebohan ini karena adanya kelompok-kelompok masyarakat yang terpolarisasi dan terpecah belah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Ini terjadi karena adanya kelompok-kelompok yang terpolarisasi. Dan saya ingatkan juga warga untuk tak lagi adanya pengusiran-pengusiran dan bermusuhan. Kami menjaga itu semua terlepas dari apapun, ” tegas Aditya.

    “Termasuk saya sampaikan tidak bermusuhan dengan kepolisian karena kami pelayan amsyarakat. Kamipun sudah pamit dan bersalaman dengan warga tadi dan pamit dengan terhormat, ” lanjutnya.

    Perwira berpangkat melati 2 itu menambahkan, dalam menyampaikan aspirasi harus dengan jalur yang benar dan tidak boleh ada hal yang melanggar hukum apalagi sampai anarkis dan membahayakan semua.

    “Ada tingkatan penyampaian aspirasi, dari RT, RW, Desa, Kecamatan, Kabupaten sampai ke pusat lewat musyawarah. Kami di Forkopimda pastinya kompak untuk masyarakat. Jadi kita selesaikan semua masalah dengan berbicara, ” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Aditya juga menegaskan kembali, jika Kepolisian hanya melakukan pengamanan terkait kamtibmas. Dari kegiatan masyarakat, sampai dengan kegiatan negara yang dilakukan bukan untuk bermusuhan dengan masyarakat.

    “Semua kegiatan kami harus amankan. Dari pawai obor, keramaian acara di alun-alun Koba misalnya. Kami bertugas menjaga keamanan dan ketertiban suasana kamtibmas. Jadi kami akan menjaga itu, ” tandasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan