PT Sritex Sukoharjo Tutup, Ucapan Wamenaker Diungkit

    Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanuel Ebenzer (Instagram)

    INTRIK.ID – Sosok Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Kabinet Merah Putih, Immanuel Ebenzer atau yang kerap dipanggil Noel. Menjadi sorotan publik tanah air, pasca PT Sritex resmi ditutup hingga ribuan karyawannya tidak terselamatkan karena PHK.

    Sebelumnya, Wamenaker Immanuel Ebenzer pernah sesumbar mengatakan lebih baik kehilangan jabatannya daripada harus melihat banyaknya karyawan PT Sritex terdampak PHK.

    Ucapan dari Wamenaker Immanuel Ebenzer atau Noel tersebut ia sampaikannya di hadapan ribuan karyawan PT Sritex pada 15 November 2024 lalu, sebelum PHK dan penutupan perusahaan.

    “Saya lebih baik kehilangan jabatan saya daripada saya melihat saudara-saudara saya harus di PHK,” ucap Noel.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dan saya tidak pernah ikhlas, selalu tetap di garis terdepan perjuangan nasib (para karyawan),” sambungnya.

    Ia mengaku terharu dengan semangat patriotik para karyawan yang berupaya keras untuk menyelamatkan perusahaannya.

    “Saya merinding di sini, tidak bisa membayangkan saudara yang patriotik ini, duduk bersama memperjuangkan bersama, bergandengan tangan bersama pengusaha, DPR, dan pemerintah,” imbuhnya.

    Belakangan, pasca PT Sritex resmi ditutup pada 1 Maret 2025. Publik tanah air khususnya para netizen di media sosial, kembali mengungkit ucapan Noel yang berjanji untuk dapat berupaya menyelamatkan Sritex.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pada 8 Januari 2025, Wamenaker Noel berkunjung ke PT Sritex dan menegaskan di depan karyawan tidak akan ada PHK,” tulis akun @yusuf_dumdum.

    “Faktanya: karyawan PT Sritex sudah diputuskan PHK per tanggal 26 Februari, dan terakhir bekerja 28 Februari. Perusahaan tutup permanen 1 Maret 2025,” sambungnya.

    Diketahui, PT Sritex sebuah perusahaan tekstil yang berlokasi di Sukoharjo resmi ditutup pada 1 Maret 2025, pasca dinyatakan pailit, hingga memakan ribuan korban PHK.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat