Program Jaminan Sosial Dilanjutkan, Ribuan Nelayan Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

    INTRIK.ID, BABEL PT Timah kembali melanjutkan program jaminan sosial bagi kelompok nelayan melalui BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2025.

    Anggota holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah telah melaksanakan program jaminan sosial bagi nelayan ini sejak tahun 2022 dan terus.

    Sebanyak 1.611 nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepualaun Riau menjadi penerima manfaat program jaminan sosial dari PT Timah yang berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

    Melalui program ini para penerima manfaat akan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Diharapkan melalui program ini memberikan keamanan dan jaminan sosial bagi penerima manfaat yaitu individu yang masuk ke dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBU).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Beberapa waktu lalu, keluarga nelayan telah merasakan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan seperti yang Sumapermila warga Belinyu, Kabupaten Bangka. Ia mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan setelah suaminya yang berprofesi sebagai nelayan meninggal beberapa waktu lalu.

    Ia mengatakan, setelah meninggal suaminya dirinya harus memenuhi kebutuhan anaknya yang masih sekolah. Mekipun dirinya kerap dibantu oleh anak-anaknya lain. Dengan adanya santunan ini, akan dimanfaatkan untuk modal usaha dirinya membuka warung sehingga bisa membantu perekonomian keluarga mereka.

    “Saya berencana untuk membuat usaha toko kecil-kecilan dari santunan ini. Sehingga bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga biaya sekolah anak saya. Saya tidak menyangka PT Timah sangat peduli kepada kami yang nelayan ini. Karena mungkin kalau enggak ada dari PT Timah seperti ini kami tidak tahu,” ucapnya dikutip dari pemberitaan beberapa waktu lalu.

    Sementara itu, Ketua HNSI Kabupaten Bangka Lukman mengatakan saat ini sebanyak 450 anggota HNSI Kabupaten Bangka mendapatkan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dari PT Timah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kolaborasi PT Timah bersama HNSI sudah ada 450 nelayan yang menerima, selain dari kami ada juga yang langsung dengan PT Timah dan ini sangat bermanfaat untuk nelayan,” kata Lukman.

    Ia berharap, kedepannya program ini dapat terus dilanjutkan karena memang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi nelayan mengingat risiko pekerjaan bisa datang kapan saja.

    “Kita berharap agar program BPJS Ketenagakerjaan ini bisa terus dilanjutkan. Kami siap berkolaborasi dengan PT Timah untuk memfasilitasi nelayan mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan,” harapnya. (*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bayi 8 Bulan Asal Belitung Jalani Pengobatan di Jakarta, Bantuan PT Timah Ringankan Beban Keluarga

    Bayi 8 Bulan Asal Belitung Jalani Pengobatan di Jakarta, Bantuan PT Timah Ringankan Beban Keluarga

    45 Santri Belajar di Tengah Keterbatasan Ruang Kelas, PT Timah Bantu Pesantren Tahfiz Belitung

    45 Santri Belajar di Tengah Keterbatasan Ruang Kelas, PT Timah Bantu Pesantren Tahfiz Belitung

    Masih Beralaskan Tanah, Warga Maropokot Terima Bantuan Tikar dari Tim ERG PT Timah

    Masih Beralaskan Tanah, Warga Maropokot Terima Bantuan Tikar dari Tim ERG PT Timah

    Pemkab Karimun Sentil Program PPM: Jangan Berhenti Saat Bantuan Diserahkan

    Pemkab Karimun Sentil Program PPM: Jangan Berhenti Saat Bantuan Diserahkan

    70 Persen Warga Tanjung Medang Nelayan, PT Timah Didorong Garap Limbah Ikan Jadi Sumber Ekonomi

    70 Persen Warga Tanjung Medang Nelayan, PT Timah Didorong Garap Limbah Ikan Jadi Sumber Ekonomi

    Akses Kesehatan Terkendala Pascagempa, Tim ERG PT Timah Datangi Warga Boafeo

    Akses Kesehatan Terkendala Pascagempa, Tim ERG PT Timah Datangi Warga Boafeo

      Ikuti kami di Facebook