45 Santri Belajar di Tengah Keterbatasan Ruang Kelas, PT Timah Bantu Pesantren Tahfiz Belitung

    INTRIK.ID, BELITUNG — Di tengah keterbatasan ruang kelas, sekitar 45 santri Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung tetap menjalani pendidikan formal sekaligus menghafal Al-Qur’an.

    Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian PT Timah (Persero) Tbk melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Perusahaan menyalurkan bantuan untuk mendukung pembangunan dan kelengkapan sarana gedung belajar pesantren di Jalan Permata 2, Gang Berlian, Air Merbau, Tanjungpandan.

    Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung, Nur Khotim, mengatakan keterbatasan ruang kelas selama ini menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan kegiatan pendidikan di pesantren.

    “Selama ini kami memang masih kekurangan ruang kelas. Dukungan dari PT Timah ini sangat membantu untuk melengkapi pembangunan ruang belajar yang kami butuhkan,” ujar Nur Khotim, Selasa (8/9/2026).

    Menurutnya, ruang belajar yang memadai dibutuhkan agar kegiatan pendidikan formal, pembinaan santri, hingga program tahfiz Al-Qur’an dapat berlangsung lebih optimal.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook