
INTRIK.ID, BELITUNG – Perjalanan pengobatan Inayah Athifa Zahra, bayi berusia delapan bulan asal Air Rayak, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, masih panjang. Berbulan-bulan berada di Jakarta untuk menjalani penanganan intensif, keluarga Inayah harus menghadapi kebutuhan obat dan terapi di tengah kondisi ekonomi yang terbatas.
Inayah merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Gangguan kesehatan mulai dialaminya sejak berusia dua bulan, ketika orang tuanya mendapati sang bayi mengalami kejang dan tubuh kaku.
Setelah menjalani pemeriksaan, Inayah diketahui mengalami gangguan yang berkaitan dengan perkembangan lingkar kepala dan saraf. Penanganan lebih lanjut kemudian membuat Inayah harus menjalani pengobatan di RSAB Harapan Kita, Jakarta.
“Awalnya umur dua bulan cuma kejang dan kaku. Setelah diperiksa, ada gangguan saraf yang penanganannya membutuhkan pengobatan,” kata Rika, ibu Inayah.
Rika mengatakan, kondisi putrinya membutuhkan terapi dan pengobatan secara intensif dalam waktu yang tidak singkat. Karena itu, kebutuhan biaya pengobatan juga menjadi tantangan bagi keluarga.
Terlebih, Rika sehari-hari merupakan ibu rumah tangga, sementara suaminya bekerja sebagai buruh harian.
“Rencana jangka panjangnya masih harus terapi dan pengobatannya intensif dan waktunya cukup lama,” ujarnya.
Di tengah kondisi tersebut, PT Timah (Persero) Tbk memberikan dukungan untuk membantu kebutuhan pengobatan Inayah. Bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan selama proses perawatan.
Bagi keluarga Inayah, dukungan tersebut cukup berarti untuk meringankan beban biaya pengobatan yang harus mereka tanggung selama berada di Jakarta.
“Alhamdulillah, sangat membantu untuk biaya pengobatan dan obat anak saya. Semoga ke depan PT Timah bisa terus membantu orang-orang yang kekurangan untuk pengobatan,” ungkap Rika.
Bantuan ini menjadi bagian dari dukungan PT Timah kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan untuk mendapatkan akses pengobatan.
Bagi keluarga Inayah, dukungan tersebut bukan sekadar bantuan biaya, tetapi menjadi tambahan kekuatan untuk melanjutkan ikhtiar pengobatan sang buah hati yang masih membutuhkan penanganan panjang.(*)
Sumber: PT Timah Tbk