Pemkab Bangka Putuskan TPP dan Gaji Honorer Dipangkas Setengah

    Foto: M Haris.

    INTRIK.ID, BANGKA — Pemerintah Kabupaten Bangka mengambil langkah untuk memangkas gaji honorer dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 50 persen setiap bulan.

    Hal ini ditetapkan setelah DPRD Bangka mengesahkannya saat rat penyampaian akhir fraksi terhadap Raperda perubahan APBD tahun 2024, Sabtu (7/9/2024).

    Pj Bupati Bangka, Haris mengatakan kebijakan itu terpaksa harus diambil mengingat kondisi keuangan Pemkab Bangka yang mengalami defisit.

    “Kita harus memangkas setengah dari apa yang mereka terima, baik itu TPP maupun gaji tenaga kontrak,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan pemotongan gaji honorer dan TPP PNS ini akan diberlakukan hingga Desember 2024 mendatang.

    “Karena tadi sudah disetujui dan kami juga sudah menyampaikan, berarti final,” tegasnya.

    Ia mengatakan banyak target yang tidak tercapai sehingga kondisi keuangan Pemkab Bangka tidak stabilstabil dari target.

    “Dana transfer pusat, dana bagi hasil provinsi maupun kinerja PAD dibandingkan dengan belanja tidak sebanding,” terang Haris.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Maka kita harus menurunkan beberapa item yang telah disepakati bersama DPRD Bangka, kita harus membuat perubahan APBD 2024 ini dengan menurunkan target pendapatan dan otomatis berpengaruh pada target belanja,” jelasnya.

    Kendati demikian, kata Haris, pihaknya tetap mengedepankan belanja terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, baik itu kesehatan maupun pendidikan.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan