Lima Hari Diterjang Banjir, Warga Malaka Tengah Bertahan di Pusat Kota

    Foto: Kondisi warga Kecamatan Malaka Tengah saat menuju kepengungsian di Betun.(ist)

    KUPANG, INTRIK.ID — Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan banjir bandang.

    Terhitung sejak 1 April hingga 5 April 2021, intensitas hujan terus mengguyur dan cenderung tinggi. Bahkan warga dibeberapa desa harus mengungsi ke Ibu Kota Kabupaten, Betun.

    Salah satu warga, Dion Bria mengatakan sedikitnya ada enam desa di Kecamatan Malaka dilanda banjir dan harus diungsikan.

    “Hujan lebat dan angin kencang disini, khususnya di Kecamatan Malaka Tengah. Ada beberapa desa yang sudah banjir seperti Desa Fahiluka, Railor, Bereliku, Mota’ain, Naimana dan Desa Lawalu,” ungkapnya, Rabu (7/4/2021).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan seluruh ternak warga hilang akibat terseret banjir dan warga di keenam desa tersebut terpaksa harus tinggal sementara di SD Inpres 1 dan 2 Betun.

    “Ketinggian air terus bertambah, jadi banyak warga yang panik dan terpaksa harus meninggalkan harta bendanya untuk mengungsi di Betun,” terang Dion.

    Saat ini air sudah berangsur surut namun warga masih belum berani pulang ke rumah karena masih mengalami trauma dan takut akan banjir susulan.(*)

     

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah