Hanya Dapati Perahu Korban, Pencarian Yahya Dihentikan

    Foto: Tim SAR gabungan saat menemukan perahu korban.

    INTRIK.ID, BABEL — Memasuki hari ketujuh pencarian Ibnu Yahya, tim SAR Gabungan akhirnya menutup pencarian tersebut, Sabtu (6/7/2024).

    Kakansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya sejak pertama kali dilaporkan untuk melakukan pencarian nelayan asal Lubuk Besar itu di perairan fishing ground.

    “Pencarian terhadap korban yang sudah diupayakan bersama tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Rescuer USS Toboali, ABK, Satpolairud Bangka Tengah, BPBD Bangka Tengah, Damkar, Laskar Sekaban, tagana, sakasar, kelompok masyarakat pengawas perikanan dan nelayan Lubuk Besar dinyatakan ditutup dan korban yang dinyatakan hilang akan terus dalam pemantauan hingga ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ungkapnya.

    Sebelumnya, pada 2 juli lalu, perahu korban berhasil dtemukan tim SAR Gabungan terapung-apung di perairan Rebo, Kabupaten Bangka. Namun pada saat di cek, perahu dalam keadaan kosong dan korban tidak ditemukan di sekitaran perahu. kemudian perahu korban ditarik ke pantai tambak udang oleh tim SAR Gabungan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Di atas perahu korban memang minim alat keselamatan, tidak adanya life jacket sehingga menjadi salah satu faktor korban sulit ditemukan. Ditambah kondisi cuaca yang memburuk dan berubah-ubah selama proses pencarian terhadap korban menjadi kendala tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian terhadap korban,” terang Oka.

    Ia menghimbau agar setiap nelayan dan kapal harus menyiapkan life jacket atau pelampung keselamatan.

    “Ini untuk meminimalisir kejadian seperti ini jika bekerja di atas kapal, mengingat resiko terhadap kesiapan perahu atau kapal dan tantangan terhadap cuaca yang tidak dapat diprediksi bisa berubah-ubah secara cepat,” tegas Oka.

    Oka juga mengatakan operasi SAR ini akan kembali dibuka jika tanda-tanda korban yang hilang ini ditemukan. Ia meminta masyarakat ataupun nelayan yang menemukan tanda-tanda terhadap korban untuk langsung menghubungi emergency call 115 atau call center Kasar Pangkalpinang 0717-4261338 atau via WA 0811-7810-115.(*)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Kecelakaan Beruntun di Perlang, Dua Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Luka Berat

    Kecelakaan Beruntun di Perlang, Dua Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Luka Berat

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    Jalan Proyek Minim Rambu, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perlang

    Jalan Proyek Minim Rambu, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perlang

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

      Ikuti kami di Facebook