Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Hanya Dapati Perahu Korban, Pencarian Yahya Dihentikan

403
×

Hanya Dapati Perahu Korban, Pencarian Yahya Dihentikan

Sebarkan artikel ini
IMG 20240706 WA0043
Foto: Tim SAR gabungan saat menemukan perahu korban.

INTRIK.ID, BABEL — Memasuki hari ketujuh pencarian Ibnu Yahya, tim SAR Gabungan akhirnya menutup pencarian tersebut, Sabtu (6/7/2024).

Kakansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya sejak pertama kali dilaporkan untuk melakukan pencarian nelayan asal Lubuk Besar itu di perairan fishing ground.

“Pencarian terhadap korban yang sudah diupayakan bersama tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Rescuer USS Toboali, ABK, Satpolairud Bangka Tengah, BPBD Bangka Tengah, Damkar, Laskar Sekaban, tagana, sakasar, kelompok masyarakat pengawas perikanan dan nelayan Lubuk Besar dinyatakan ditutup dan korban yang dinyatakan hilang akan terus dalam pemantauan hingga ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada 2 juli lalu, perahu korban berhasil dtemukan tim SAR Gabungan terapung-apung di perairan Rebo, Kabupaten Bangka. Namun pada saat di cek, perahu dalam keadaan kosong dan korban tidak ditemukan di sekitaran perahu. kemudian perahu korban ditarik ke pantai tambak udang oleh tim SAR Gabungan.

“Di atas perahu korban memang minim alat keselamatan, tidak adanya life jacket sehingga menjadi salah satu faktor korban sulit ditemukan. Ditambah kondisi cuaca yang memburuk dan berubah-ubah selama proses pencarian terhadap korban menjadi kendala tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian terhadap korban,” terang Oka.

Ia menghimbau agar setiap nelayan dan kapal harus menyiapkan life jacket atau pelampung keselamatan.

“Ini untuk meminimalisir kejadian seperti ini jika bekerja di atas kapal, mengingat resiko terhadap kesiapan perahu atau kapal dan tantangan terhadap cuaca yang tidak dapat diprediksi bisa berubah-ubah secara cepat,” tegas Oka.

Oka juga mengatakan operasi SAR ini akan kembali dibuka jika tanda-tanda korban yang hilang ini ditemukan. Ia meminta masyarakat ataupun nelayan yang menemukan tanda-tanda terhadap korban untuk langsung menghubungi emergency call 115 atau call center Kasar Pangkalpinang 0717-4261338 atau via WA 0811-7810-115.(*)

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas