Hanya Berisi Kurma, Kacang dan Roti, Orang Tua Ragukan Nilai Gizi Menu MBG

    Caption: Menu MBG yang diterima siswa di Koba saat hari pertama masuk sekolah di bulan puasa.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Orang tua siswa di Bangka Tengah keluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didapatkan anaknya di sekolah saat puasa.

    Salah satunya, Odie. Warga kelurahan Simpang Perdana, Kota Koba itu meragukan nilai gizi di menu MBG untuk anaknya yang masih duduk di SD 07 Koba.

    “Saya sebenarnya gak mau protes, tetapi ini sudah tidak sesuai. Kalau patokan 15 ribu hanya berisi kacang, kurma 2 butir dan roti apakah pantas dinamakan bergizi. Mana nilai gizinya, ini sudah tidak sesuai lagi dengan apa yang dikatakan ahli gizi nasional,” ucapnya dengan nada tinggi, Senin (23/2/2026).

    Ia bahkan meminta ahli gizi atau Badan Gizi Nasional serta auditor keuangan untuk turun ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang ada di Bangka Tengah agar mengetahui kinerja pegawainya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya gak paham lagi. BGN atau ahli gizi harus turun tangan. Ini sudah kelewatan batas. Mana dibungkus pakai plastik putik yang belum tentu higienis dan hanya menambah sampah plastik saja, ” tegasnya.

    Senada dengan odie, Yuni (45) juga mengeluhkan MBG yang dibagikan hari ini. Bahkan, MBG yang didapatkan anaknya dalam keadaan yang tidak lagi bagus atau hancur-hancuran.

    “MBG yang diterima anak saya udah pada tumpah. Ditambah lagi wadahnya pakai plastik putih. Itu hanya menambah sampah saja,” ungkapnya.

    Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak SPPG terkait hal tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Jatuh ke Sumur, Warga 82 Tahun di Belitung Ditemukan Meninggal

    Jatuh ke Sumur, Warga 82 Tahun di Belitung Ditemukan Meninggal

    Rayakan HUT ke-81 RI, PKS Bangka Tengah Gelar Upacara hingga Lomba 17-an Bersama Warga

    Rayakan HUT ke-81 RI, PKS Bangka Tengah Gelar Upacara hingga Lomba 17-an Bersama Warga

    Kapal Mati Mesin di Tengah Laut, 4 Nelayan Air Anyir Berhasil Dievakuasi Tim SAR

    Kapal Mati Mesin di Tengah Laut, 4 Nelayan Air Anyir Berhasil Dievakuasi Tim SAR

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Jembatan Garuda Pangkas Jalan Warga Dul-Beluluk, Akses Sekolah dan Puskesmas Kini Lebih Dekat

    Jembatan Garuda Pangkas Jalan Warga Dul-Beluluk, Akses Sekolah dan Puskesmas Kini Lebih Dekat

    30 Tenaga Konstruksi Bangka Tengah Digembleng dan Disertifikasi, K3 Jadi Sorotan

    30 Tenaga Konstruksi Bangka Tengah Digembleng dan Disertifikasi, K3 Jadi Sorotan

      Ikuti kami di Facebook