Diberitakan Melakukan Penganiayaan, Yuliana: Saya Justru Berniat Memisahkan

    Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Net)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Sempat diberitakan melakukan penganiayaan terhadap Dessy Ariska saat mereman atau meminta timah, pemilik ponton, Yuliana alias YL buka suara.

    Ia mengatakan saat kejadian, anaknya sedang mencuci pasir timah di atas ponton di kolong Merbuk, Koba, Bangka Tengah. Namun tiba-tiba datang sekelompok orang yang dikenal sebagai ‘ngereman’ untuk meminta bagian pasir timah.

    “Salah satu dari mereka yang disebut ‘bik-bik’ (Dessy Ariska) langsung mengambil pasir timah menggunakan piring. Anak saya kemudian menegur dengan ucapan ‘jadilah oi ngereman timah’,” ungkapnya melalui surat klarifikasinya, Rabu (25/9/2024).

    Namun tanpa diduga, bik-bik itu memukul kepala anaknya yang kemudian memicu cekcok di atas ponton. Situasi semakin memanas karena banyak orang yang berdesakan di atas ponton.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Anak saya berusaha melerai ketegangan tersebut, tapi secara tidak sengaja menyentuh piring yang dipegang bik-bik hingga jatuh ke kolong. Saat itu sedang kacau dan bik-bik itu terjatuh ke kolong juga tapi segera naik ke atas ponton lagi,” terang Yuli.

    Bahkan ia mengaku saat bik-bik itu kembali ke ponton langsung menarik baju anaknya hingga kalungnya putus dan kakinya terluka.

    “Jadi saya membantah kalau dituduh kalau saya dan anak saya melakukan kekerasan termasuk tuduhan menggunakan senjata tajam. Saya justru berniat memisahkan keributan itu, justru tangan saya ditarik sampai jatuh tersungkur,” tegasnya.

    “Tuduhan itu tidak benar dan tidak sesuai fakta yang terjadi. Saya harap melalui klarifikasi ini masyarakat memperoleh informasi yang lebih tepat dan tidak termakan pemberitaan yang tidak benar,” lanjut Yuliana.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Kecelakaan Beruntun di Perlang, Dua Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Luka Berat

    Kecelakaan Beruntun di Perlang, Dua Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Luka Berat

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    Jalan Proyek Minim Rambu, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perlang

    Jalan Proyek Minim Rambu, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perlang

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

      Ikuti kami di Facebook