AG Diringkus di Kampung Keramat Setelah Sabet Tangan Ega Pakai Celurit

    INTRIK.ID, BANGKA – Warga Kampung Keramat, Kota Pangkalpinang, AG diringkus tim Polsek Mendo Barat setelah melakukan penganiayaan terhadap Ega (19), sabtu (25/11/2023).

    Pemuda 18 tahun itu melukai telapak tangan Ega menggunakan sebuah celurit di sebuah kontrakan di Gang Hayati Desa Kace Timur pada Rabu (22/11/2023) malam.

    Kapolsek Mendo Barat, Iptu Defriansyah mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan dari korban.

    “Mendapatkan laporan tersebut unit Reskrim Polsek Mendo Barat yang dipimpin langsung oleh Ps Kanit Reskrim Polsek Mendo Barat Bripka Lux Andrian melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan pelaku ditangkap di Kampung Keramat, Kota Pangkalpinang dan mengakui semua perbuatannya terhadap korban.

    “Dari hasil introgasi singkat pelaku mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap Ega menggunakan sebilah celurit yang mengenai telapak tangan Ega,” terang Defri.

    Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.

    Selanjutnya guna proses penyidikan lebih lanjut pelaku dan barang buktu diserahkan dan dilimpahkan ke piket reskrim Polres Bangka.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air