Warganya Hilang Satu Gulung Kabel Listrik, Pemdes Perlang Siapkan Dua Paralegal

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Menanggapi keresahan warga terkait maraknya aksi pencurian, Pemerintah Desa Perlang mengambil langkah tegas dengan memfasilitasi pendampingan hukum bagi masyarakat. Pada Rabu (22/04/2026), dua Paralegal Desa Perlang, Ratnawati dan Maulana Fajri, mendampingi warga untuk membuat Laporan Pengaduan resmi di Mapolsek Lubuk Besar.

    Salah satu korban, Herlina Sari (25), melaporkan kehilangan satu gulung besar kabel listrik di rumahnya yang baru saja dibangun. Mirisnya, kejadian ini bukan yang pertama kalinya. Di hari yang sama, warga lain juga melaporkan kehilangan material serupa berbahan dasar tembaga.

    “Kabel kami satu gulung besar hilang, dan ternyata milik warga lain juga hilang di hari yang sama, yakni Sabtu malam pekan kemarin,” ungkap Herlina saat memberikan keterangan di hadapan penyidik.

    Sebelum menempuh jalur hukum, Herlina terlebih dahulu melapor ke pihak Pemerintah Desa. Kades Perlang kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas hingga diputuskan agar korban didampingi oleh Paralegal Desa dalam proses pembuatan laporan polisi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kades Perlang, Yani Basaroni, menjelaskan bahwa pelibatan paralegal merupakan bentuk edukasi hukum bagi masyarakat. Selain berfungsi sebagai mediator perdamaian di tingkat desa, paralegal memiliki kapasitas untuk mendampingi warga dalam proses hukum.

    “Alhamdulillah, laporan sudah dibuat dan diterima dengan baik oleh Kapolsek Lubuk Besar. Dua paralegal kita mendampingi langsung saat korban dimintai keterangan. Kami ingin memberdayakan paralegal sekaligus mengedukasi warga mengenai tata cara mendapatkan hak di bidang hukum,” ujar Yani Basaroni.

    Yani tidak menampik bahwa angka kriminalitas di wilayahnya cenderung meningkat, terutama sejak aktivitas pertambangan rakyat mulai meredup. Sasarannya beragam, mulai dari hasil kebun seperti buah sawit, mesin air, kabel listrik, hingga perabotan rumah tangga.

    “Nominalnya mungkin tidak selalu besar, tapi frekuensi kehilangan yang sering ini membuat warga sangat resah. Warga ingin ada efek jera melalui penegakan hukum,” tegasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selama ini, Pemdes Perlang bersama warga dan Bhabinkamtibmas telah beberapa kali mengamankan pelaku pencurian untuk dibina di Polsek Lubuk Besar. Meski beberapa pelaku telah sadar dan insaf, Yani menyebut masih ada oknum lain yang sedang dalam pantauan.

    Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemerintah Desa Perlang menginstruksikan seluruh Ketua RT dan Kepala Dusun (Kadus) untuk memperketat keamanan lingkungan.

    “Saya sudah mengimbau Pak RT dan Pak Kadus untuk mengaktifkan kembali ronda malam di wilayah masing-masing. Jika ada pelaku yang tertangkap tangan, segera bawa ke Polsek Lubuk Besar untuk diproses secara hukum. Jangan ada tindakan main hakim sendiri,” tutup Yani.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Residivis Diduga Terlibat Sejumlah Pencurian di Sungailiat, Satreskrim Polres Bangka Amankan Pria 47 Tahun

    Residivis Diduga Terlibat Sejumlah Pencurian di Sungailiat, Satreskrim Polres Bangka Amankan Pria 47 Tahun