Viral Pendeta Lumoidong Singgung Soal Shalat dan Zakat

    Pendeta Gilbert Lumoidong (Instagram: @pastorgilberti)

    INTRIK.ID – Publik digaduhkan dengan ucapan pendeta Gilbert Lumoindong yang menyinggung terkait shalat dan zakat dalam agama Islam.

    Video ucapan pendeta Gilbert Lumoidong tersebut viral di media sosial hingga mendapat banyak tanggapan dari berbagai pihak termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

    Terkait ucapannya yang diduga merendahkan shalat dan zakat, pendeta Gilbert Lumoidong telah menyampaikan permohonan maafnya usai bertemu dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

    Dalam klarifikasinya, pendeta Gilbert mengatakan bahwa dirinya tidak bermaksud merendahkan umat Islam melalui ceramahnya saat menyinggung soal shalat dan zakat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menanggapi ucapan pendeta Gilbert tersebut, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis. Mengimbau pada seluruh agama untuk dapat saling menghormati.

    Menurutnya, sikap saling menghargai antar sesama umat adalah hal penting agar tercipta kerukunan dan persatuan.

    Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah tersebut juga mempertanyakan maksud ucapan pendeta Gilbert Lumoidong dalam ceramahnya yang mengundang kegaduhan.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah