Tuntut Pencabutan IUP di Laut Batu Beriga, Warga dan Nelayan akan Unjuk Rasa di Kantor Bupati Bangka Tengah

    Caption: ilustrasi warga demo di kantor bupati. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Masyarakat nelayan Dusun Beriket, Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah mengajak seluruh nelayan dan masyarakat pencinta lingkungan untuk aksi di depan Kantor Bupati untuk mencabut IUP PT Timah di Laut Batu Beriga.

    Aksi tersebut akan dilakukan dalam gabungan Persatuan Rakyat Peduli Batu Beriga Senin Besok (28/4/2025) dari pukul 09.00 WIB dan tidak akan berhenti sampai tuntutan masyarakat dipenuhi.

    “Kami dari persatuan rakyat peduli Batu Beriga akan melakukan aksi besok dan mengajak seluruh masyarakat peduli lingkungan dan nelayan untuk ikut aksi besok, ” ajak Jorgi koordinator aksi, Minggu (27/4/2025) di Beriga.

    Ada 2 hal yang dituntut dalam aksi besok dan tidak akan berhenti sampai bupati menerima tuntutan tersebut dan berjuang bersama masyarakat untuk mengabulkan 2 permintaan tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pertamanya kami ingin tidak ada IUP apapun lagi di Desa Batu Beriga dan Kedua kami ingin Zero Tambang di Desa Batu Beriga. Kami tidak akn berhenti sampai Bupati berstamen menolak tambang disana, ” tegasnya.

    Ia menilai, pemerintah tidak memiliki ketegasan dalam membela rakyat nelayan yang memang hidup dan makan dari mencari ikan di laut bukan di tambang.

    “Selama ini kami terisolasi, pembangunan jarang, pemerataan kurang, dan sekarang tempat kami cari makan mau dirusak. Adakah hati para petinggi, ” ungkapnya.

    Masyarakat hanya menginginkan tuntutan mereka dipenuhi dan para nelayan tidak akan lagi melakukan aksi dan bisa tenang untuk mencari ikan di Laut Batu Beriga.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Datang Cari Keadilan, Pulang Bawa Kekecewaan: Petani Sawit Koba Pertanyakan Nasib Mereka di Lahan Sitaan

    Datang Cari Keadilan, Pulang Bawa Kekecewaan: Petani Sawit Koba Pertanyakan Nasib Mereka di Lahan Sitaan

    Penadah atau “Mesin Uang” Pencuri Sawit? LBH Milenial Minta Polisi Putus Mata Rantai Kejahatan

    Penadah atau “Mesin Uang” Pencuri Sawit? LBH Milenial Minta Polisi Putus Mata Rantai Kejahatan

    BNN Pangkalpinang Kehabisan Amunisi, Anggaran Pencegahan Narkoba Tinggal Rp7 Juta

    BNN Pangkalpinang Kehabisan Amunisi, Anggaran Pencegahan Narkoba Tinggal Rp7 Juta

    Paket Narkoba Rp50 Ribu Marak di Desa, APDESI dan BNN Sepakat Perkuat Perlawanan dari Akar Rumput

    Paket Narkoba Rp50 Ribu Marak di Desa, APDESI dan BNN Sepakat Perkuat Perlawanan dari Akar Rumput

    Karier Tamat di Lapangan Upacara, 3 Polisi Bangka Dipecat Tidak Hormat

    Karier Tamat di Lapangan Upacara, 3 Polisi Bangka Dipecat Tidak Hormat