Tiga Apotek di Sungailiat di Sidak

    Foto: Wakil Bupati Bangka, Syahbudin (topi) saat melakukan sidak. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA – Wakil Bupati Bangka, Syahbudin melakukan inspeksi mendadak atau sidak di tiga apotek yang ada di Kecamatan Sungailiat.

    Ketiga apotek itu yakni Apotek K24, Kaya Farma dan Apotek Sehat 2.

    Bahkan bukan hanya Syah budin saja, dalam sidak itu turut serta Kepala Dinas Kesehatan dr Then Suyanti, Kepala Dinas Kominfotik Bangka Boy Yandra dan Satuan Polisi Pamong Praja, Senin (24/10/2022).

    Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mengatakan pengecekan itu dilakukan untuk memastikan agar tidak ada lagi penjualan obat sirup sesuai edaran.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Setelah kita cek, obat-obat tersebut sudah diamankan atau sudah tidak dijual lagi. Dan memang Dinkes juga bergerak cepat dengan membuat edaran,” ungkap Syahbudin.

    Wakil Bupati Bangka itu juga mengatakan pengecekan tersebut dilakukan guna memastikan tidak ada lagi yang menjual obat sirup sesuai instruksi dari Kementerian Kesehatan agar tidak menyebabkan gangguan pada ginjal.

    “Ada beberapa produk setelah dilakukan pengujian mengandung 3 zat kimia berbahaya (ethylene glycol-EG, diethylene glycol-DEG, ethylene glycol butyl ether-EGBE-red) melebihi ambang batas aman, seperti Unibebi Cough Syrup, Unibebi Demam Sirup, dan Unibebi Demam Drops,” kata Syahbudin.

    Ia berharap, masyarakat juga dapat saling memberikan informasi dan mengawasi agar kasus gagal ginjal akut tidak ditemukan di Kabupaten Bangka.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain itu, ia juga mengimbau bagi orang tua yang menemukan ciri-ciri anak mengalami dugaan kasus tersebut dapat langsung membawa ke rumah sakit.

    “Saya pikir upaya-upaya yang dilakukan sudah tepat, dalam rangka mengantisipasi hal-hal yang bisa merugikan konsumen, khususnya bagi balita,” tandasnya. (Red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan