Telat Sejam, Paripurna DPRD Bangka Tengah Baru Dihadiri 4 Anggota

    Foto: Ruangan rapat paripurna DPRD masih terlihat kosong meskipun jadwal rapat sudah lebih sejam. (Erwin)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bangka Tengah Tahun Anggaran 2022 dan Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tentang pajak daerah dan retribusi daerah kembali telat.

    Rapat yang dijadwalkan pukul 9.30 WIB pada Senin (27/3/2023) di gedung rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah itu hingga pukul 10.30 WIB masih belum dimulai.

    Bahkan dari pantauan awak media intrik.id baru dihadiri 4 orang anggota DPRD saja.

    Padahal, para camat, lurah dan OPD sudah hadir sebagai tamu undangan untuk menghadiri rapat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Don (37) salah satu undangan mengatakan, dirinya sengaja datang 30 menit lebih lama dari jadwal yang ditetapkan dengan harapan tidak menunggu rapat tersebut.

    “Sengaja datang telat, tapi pas datang masih sepi semua. Mana lagi puasa. Mau sumpah serapah tapi puasa,” ujarnya kepada intrik.id.

    Don bahkan menanyakan kepada Sekwan perihal selalu telatnya rapat paripurna namun, sekwan merespon santai.

    “Katanya bukan ranah mereka. Terus saya nanya siapa ya. Masak DPRD yang terhormat gak mikir orang lain juga ada kerjaan,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain Don, Patri (31) juga mengeluhkan hal yang sama. Ia meminta agar para anggota dewan lebih disiplin waktu.

    “Kalau mau mulai pukul 10.30 undangan jam 10.00 aja. Setengah jam bisa untuk siap-siap. Ini bahkan para pimpinan saja tidak terlihat,” ucapnya.

    Ditempat yang sama, Sekertaris Dewan Bangka Tengah saat ditanyai pihak intrik.id hanya mengatakan bahwa wewenang ada pada Badan Kehormatan Dewan.

    “Ini di Badan Kehormatan wewenangnya bukan kesekretariatan,” jawabnya singkat.

    Hingga berita ini terbit, rapat tersebut belum juga mulai dan badan Kehormatan DPRD Bangka Tengah belum juga merespon.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat