Sosialisasi Pertambangan Laut Matras, Wartawan Dilarang Masuk

    Foto: ilustrasi (net)

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Sosialisasi PT Timah Tbk terkait keinginannya untuk melakukan aktivitas tambang di Laut Matras dilaksanakan secara tertutup, Rabu (30/9/2020).

    Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Divisi Keteknikan dan Sarana Sungailiat sekitar pukul 09.00 WIB.

    Pertemuan tersebut untuk memaparkan rencana operasional pertambangan laut oleh PT Timah Tbk.

    Sayangnya, sosialisasi tersebut digelar tertutup dan awak mediapun tidak diizinkan untuk masuk.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Para awak media yang ingin melihat paparan sosialisasi itu dicegat dan ditahan oleh pegawai di pintu masuk.

    “Yang boleh masuk hanya tamu undangan saja,” ungkap salah satu pegawai PT Timah yang berjaga di pintu masuk.

    Baca juga: KIP Masuk Matras, Inaker Babel Akan Lapor Presiden

    Hal tersebut menjadi pertanyaan sendiri bagi awak media karena sosialisasi harus dilaksanakan secara terbuka.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Yang namanya sosialisasi harusnya terbuka dan disebarluaskan ke masyarakat tapi ini malah digelar tertutup. Ada apa dengan PT Timah ini?,” tanya salah satu awak media, Riski.

    Dalam undangan yang ditandatangani oleh Kepala Unit Produksi Laut Bangka, Rian Andri tersebut hanya mengundang direktorat Polairud polda babel, kapolres bangka, danki brimob, danramil sungailiat, kasatpolair, danpos AL sungailiat, camat sungailiat, kapolsek sungailiat, lurah matras, lurah sinarjaya jelutung, beberapa kaling dan RT serta ketua panitia sinarjaya jelutung dan matras.(INT)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

      Ikuti kami di Facebook