Ribut Dituntut 1,6 Tahun, Manajer PT MSK Kaget

    Foto: Ribut saat menjalani sidang. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Ribut Santoso, pelaku pembakaran kapal milik PT Media Stania Kemingking (MSK) senilai Rp 391 juta menjalani sidang pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di depan hakim.

    Sidang tersebut di lakukan di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Koba pada, Selasa (11/10/2022).

    Saat pembacaan dakwaan oleh JPU, Ribut dituntut hukuman penjara 1,6 tahun dipotong masa tahanan.

    “Berdasar pasal 170 ayat 2 KUHP yang dimana semua komponen di dalam terpenuhi, maka saudara Ribut Santoso dituntut 1,6 tahun penjara dan dipotong masa tahanan,” ungkap Maharani Cahyanti selaku JPU kasus tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Saat ditanyai hakim, Ribut mengatakan sangat menyesal dan meminta maaf ke pihak PT MSK. Iapun meminta agar hakim menghukumnya dengan ringan.

    “Saya minta maaf atas perbuatan saya. Kepada PT MSK tentunya yang hadir hari ini. Saya sangat menyesali dan meminta hakim menghukum dengan seringan-ringannya karena saya masih punya tanggung jawab kepada anak istri saya,” ucap Ribut dengan mata berkaca-kaca.

    Sementara itu, Desy Andriani, Manajer Goverment Relation PT. MSK mengatakan, dirinya sempat kaget karena tuntutan yang dibacakan JPU sama dengan pelaku sebelumnya.

    “Kemaren yang cuma matahin bendera cuma 6 bulan, sekarang yang bener-bener bakar dengan sengaja malah dituntut ringan. Harusnya maksimal. Saya sempat terkejut juga,” ucapnya ke intrik.id.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengungkapkan, total kerugian yang sebenarnya Rp 1 Miliar lebih dan itu hanya laporan awal.

    “Jadi laporan itu kami huat sebelum audit. Setelah audit ternyata lebih. Yang dibakar bukan cuma perahu, ada juga genset,” ungkap Desy.

    Ia meminta agar semua pelaku mendapatkan efek jera sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

    “Intinya kami berharap bisa memberikan efek jera dari hukuman ini. Harapan saya kejadian ini tak terukang kembali,” tutupnya.

    Sidang akan dilanjutkan kembali pada 18 Oktober 2022.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Kecelakaan Beruntun di Perlang, Dua Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Luka Berat

    Kecelakaan Beruntun di Perlang, Dua Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Luka Berat

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    Jalan Proyek Minim Rambu, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perlang

    Jalan Proyek Minim Rambu, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perlang

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

      Ikuti kami di Facebook