
Menurutnya, pendampingan anak berkebutuhan khusus tidak dapat hanya mengandalkan sekolah. Peran keluarga, khususnya orang tua di rumah, juga sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Selain guru, kami juga mengajak orang tua siswa untuk hadir karena ini penting. Rumah yang di dalamnya ada orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus. Kami mengapresiasi PT Timah yang sudah memulai dan melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam seminar tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai cara kerja otak anak berkebutuhan khusus, metode pendampingan, terapi yang dapat dilakukan, serta pola pengasuhan yang sesuai.
Konsultan Rumah Indira, Iin Indriyani, mengapresiasi konsistensi PT Timah dalam mendukung anak berkebutuhan khusus.
“Saya bangga ada perusahaan besar yang peduli dengan anak ABK. PT Timah sudah empat tahun berturut-turut secara berkelanjutan menghadirkan program ini dan dampaknya menyentuh langsung anak-anak. Kalau tiga tahun lalu hanya dalam bentuk seminar untuk guru dan orang tua, tahun ini PT Timah juga memberikan terapi online gratis bagi 10 anak berkebutuhan khusus,” katanya.
Melalui program ini, PT Timah terus mendorong penguatan pendidikan inklusif sekaligus meningkatkan kapasitas guru dan orang tua agar anak berkebutuhan khusus dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal sesuai potensi masing-masing. (*)
Sumber: PT Timah Tbk