Nelayan Tangkap Buaya 4,5 Meter

    Foto: Buaya 4,5 meter saat di pinggir pantai.

    INTRIK.ID, BANGKA SELATAN – Nelayan Dusun Mempunai Desa Serdang, Bangka Selatan berhasil menangkap biaya berukuran 4,5 meter, Kamis (29/2/2024).

    Kabid Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Bangka Selatan, Ardiansyah mengatakan penangkapan itu dilakukan sekitar pukul 04.00 WIB.

    “Setelah mendapat laporan dari masyarakat Dusun Mempunai, saya langsung mengirim tim ke lokasi kejadian,” ungkapnya saat ditemui di Pos Damkar Basel.

    Ia mengatakan awalnya nelayan tidak sengaja melihat biaya itu ketika sedang memancing ikan. Oleh karena itu, nelayan langsung mencoba memancing buaya tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Setelah dimakan buaya, kawanan nelayan lainnya langsung menangkap buaya itu dan mengikatnya. Setelah itu, langsung dibawa ke pinggir pantai,” lanjut Ardiansyah.

    Ia mengatakan buaya itu sudah terlihat lemas saat timnya tiba di lokasi.

    “Setelah tim tiba di lokasi, buaya tersebut sudah keliahatan lemas, kemungkinan mati dan tim menyuruh warga sekitar untuk mengubur buaya tersebut,” pungkasnya.( Abi )

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Tabrakan Beruntun di Simpang Jongkong Koba, Sepeda Motor Ringsek Dihantam Dua Mobil

    Tabrakan Beruntun di Simpang Jongkong Koba, Sepeda Motor Ringsek Dihantam Dua Mobil

    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax