Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    INTRIK.ID, BABEL – Setelah lima hari menyisir hutan lebat dan alur sungai di wilayah Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, tim SAR gabungan akhirnya menghentikan pencarian terhadap Kamaludin (60), warga Desa Tugang yang dilaporkan hilang sejak Kamis (4/6/2026).

    Keputusan berat itu diambil pada Senin (8/6/2026) setelah seluruh metode pencarian yang memungkinkan telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil.

    Selama lima hari operasi berlangsung, puluhan personel gabungan dari berbagai instansi berjibaku menembus medan yang tidak mudah. Area hutan seluas 23 kilometer persegi disisir menggunakan metode Explore Search and Rescue (ESAR), sementara jalur sungai sepanjang 30 kilometer persegi dipantau menggunakan rubber boat dan perahu nelayan.

    Meski cakupan pencarian terus diperluas dari hari ke hari, keberadaan Kamaludin masih menjadi tanda tanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami telah mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang tersedia. Berbagai metode pencarian sudah dilakukan secara maksimal, namun hingga hari terakhir hasilnya masih nihil,” ujar perwakilan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.

    Operasi pencarian ini melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, USS Mentok, BPBD Bangka Barat, TNI, Polri, perangkat desa, hingga masyarakat setempat yang secara sukarela ikut membantu proses pencarian.

    Bagi keluarga, penghentian operasi SAR tentu menjadi kabar yang tidak mudah diterima. Namun keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat serta setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

    Meski operasi resmi ditutup, harapan belum sepenuhnya berakhir. Basarnas memastikan tetap membuka kemungkinan untuk melanjutkan pencarian apabila di kemudian hari muncul informasi baru yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Apabila ada petunjuk atau informasi valid mengenai keberadaan korban, operasi SAR dapat dibuka kembali sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.

    Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah terlibat dalam pencarian selama lima hari terakhir.

    Hingga operasi ditutup, hilangnya Kamaludin masih menyisakan misteri di tengah kawasan hutan dan sungai yang telah berulang kali disisir oleh tim pencari.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sesak Napas di Puncak Bukit Kejora, Pendaki Pangkalpinang Dievakuasi Tim SAR

    Sesak Napas di Puncak Bukit Kejora, Pendaki Pangkalpinang Dievakuasi Tim SAR

    Lebih 24 Jam Dicari, Warga Lubuk Laut Sidi Akhirnya Ditemukan

    Lebih 24 Jam Dicari, Warga Lubuk Laut Sidi Akhirnya Ditemukan

    Warga Lubuk Laut Bangka Tengah Dilaporkan Hilang, Sudah 24 Jam Belum Ditemukan

    Warga Lubuk Laut Bangka Tengah Dilaporkan Hilang, Sudah 24 Jam Belum Ditemukan

    Dua Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Berdekatan di Bangka Selatan, Tim SAR Bergerak Cepat

    Dua Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Berdekatan di Bangka Selatan, Tim SAR Bergerak Cepat

    Dewan Tak Siap, Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan 4 Raperda Bangka Tengah Tertunda

    Dewan Tak Siap, Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan 4 Raperda Bangka Tengah Tertunda

    Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

    Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

      Ikuti kami di Facebook