Nelayan Matras Resah Info KIP Akan Beroperasi Bulan Ini

    Foto: ilustrasi nelayan saat sedang mencari ikan di laut.(int)

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Nelayan Matras resah dengan adanya informasi akan beroperasinya Kapal Isap Produksi (KIP) di seputaran laut Matras dalam waktu dekat.

    Perwakilan nelayan Matras, Iwan bahkan tetap menyatakan menolak jika memang kapal pencari biji timah tersebut tetap beroperasi.

    “Kami tetap menolak keras, apa lagi memang benar nantinya menggunakan aparat keamanan, ini sama saja membenturkan dan ingin membunuh masyarakat,” ungkapnya, Selasa (22/9/2020).

    Pihaknya tetap akan mencari cara agar KIP tidak bisa masuk dan merusak laut Matras karena merupakan tempat para nelayan mencari ikan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami akan berjuang keras dan melalui banyak jalur untuk menolak karena ini menyangkut hajat hidup kami, kami hidup dari Laut Matras, mata pencaharian kami di Laut,” tegasnya.

    Iwan juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk membantu para nelayan agar bisa tetap melaut dan mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

    “Kami harap seluruh komponen masyarakat bisa membantu kami, berjuang bersama kami demi melindungi Laut Matras dari kerusakan akibat pertambangan. Untuk pihak yang berwenang agar kiranya bisa memikirkan nasib nelayan yang sangat bergantung dari hasil laut,” harapnya.

    Ia juga mengatakan bahwa informasi yang beredar bahwa KIP tersebut akan beroperasi pada bulan September ini.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Info yang beredar dimasyarakat, bulan ini juga akan masuk sini. Ini yang buat kita khawatir,” tambahnya.(INT)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

      Ikuti kami di Facebook