Mobil Truk Diduga Bermuatan Timah dari Desa Bakit, Masuk Salah Satu Smelter di Jelitik

    Caption : Mobil Truk kepala Kuning, Bak Hitam, Sumber Foto : Redaksi INTRIK.ID

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Bermula dari informasi diterima tim redaksi INTRIK.ID sekira pukul 00 : 38 WIB bahwa ada mobil truk bermuatan timah diduga keluar dari Gudang AH Desa Bakit, Kecamatan Parit Tiga , Bangka Barat.

    Menurut informasi mobil truk tersebut mempunyai ciri Kepala Kuning , Bak mobil berwana Hitam. “1mobil bak hitam kepala kuning,,bwk timah,” kata informan di lapangan. Mendapat informasi tersebut redaksi INTRIK.ID mencoba memastikan apakah benar informasi dimaksud.

    Sekira pukul 03 : 47 WIB, Jumat (6/9/2024) benar saja ciri – ciri mobil seperti informasi diterima masuk kawasan industri Jelitik menuju salah satu Smelter. Guna memastikan hal tersebut tim redaksi INTRIK.ID mencoba mengikuti kemana arah truk diduga bermuatan timah itu berhenti. Setelah beberapa menit mengikuti mobil truk kepala kuning, bak hitam itu ternyata masuk gerbang salah satu Smelter.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Mungkin Suka Ini juga:
    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air