
BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Malam pembukaan Gebyar HUT KNPI ke 53 ada sedikit kritik bagi pihak – pihak terkait oleh pemuda. Bukan tanpa alasan kritik itu disampaikan lantaran menurut KNPI Kabupaten Bangka, perhatian kepada pemuda sangat minim.
Seperti yang disampaikan Sekertaris KNPI Bangka Rizal Mustakim saat memberikan kata sambutannya, dalam acara pembukaan HUT KNPI ke 53, Rabu ( 5 /8/2026) malam bertempat di Stadion Orom Sungailiat. Menurut DPD KNPI Bangka ada aturan pihak tertentu membiayai kegiatan pemuda, namun sulit mendapatkannya.
“Pemuda ini sebenarnya punya kemampuan untuk memberikan terbaik untuk masyarakat, namun kita selaku pemuda kurang dukungan. Menurut aturan sebenarnya ada pihak yang harus membantu pembiayaan pemuda namun entah bagaimana itu sulit kami dapatkan. Muncul pertanyaan apakah pemuda ini harus buat kisruh dulu baru dihargai orang. Kami lihat pihak pemerintah, legislatif dan pihak lain kalau tidak disentuh kurang perhatiannya,” ungkapnya.
Usai menyampaikan kata sambutan yang agak berbeda Rizal menyebutkan itu bentuk kritikan membangun, agar pihak yang merasa peduli dengan pemuda bisa lebih respon. Mengingat lapisan masyarakat bukan hanya milik satu orang saja.
“Kondisi ini kritik membangun soalnya didalam pembahasan pihak penentu anggaran tidak pernah dibahas soal pemuda. Saya harap suatu saat nanti kader KNPI ini jadi pemimpin bisa memberikan perhatian lebih bagi semua lapisan masyarakat bukan hanya untuk tim sukses saja. Kalau kita sudah menjadi pejabat sudah milik masyarakat bukan milik seseorang,” tegasnya.
Sementara itu ketua DPD KNPI Bangka Adi Putra menerangkan dalam rangka kegiatan Gebyar HUT KNPI ke 53 akan dilaksanakan berbagai macam kegiatan. Tidak hanya itu merespon kata sambutan Sekertaris DPD KNPI Bangka dirinya sependapat dan merasa kecewa tidak hadirnya Bupati Bangka sebagai kepala daerah saat pembukaan HUT KNPI ke 53.
” Kegiatan gebyar HUT KNPI Ke 53 ini ada UMKM, Lomba orasi, Konser musik kami sebenarnya ingin Bupati Hadir dalam acara malam pembukaan ini agar bisa melihat kreativitas pemuda. sekedar menyampaikan masukkan dari LSM, Ormas, OKP, media kok Bupati Bangka sekarang perhatiannya kurang. Jangan sampai nanti pihak LSM, Ormas, Media tidak mendukung pemerintah,” tutupnya.