Menteri BUMN Erick Thohir Ungkap Penyebab Kenaikan Pangan, Singgung Peperangan

    Menteri BUMN Erick Thohir (Instagram)

    INTRIK.ID – Menteri BUMN, Erick Thohir. Angkat bicara terkait kenaikan harga beras yang terjadi di Indonesia saat ini.

    Dalam penjelasannya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut bahwa kenaikan harga pangan tidak hanya terjadi di Indonesia saja, namun juga di beberapa negara di dunia.

    “Beras melonjak itu bukan di Indonesia, di seluruh dunia memang harga pangan sedang meroket,” ucap Erick Thohir.

    Menteri BUMN kabinet Presiden Jokowi tersebut mengatakan bahwa kenaikan tersebut buntut dari kondisi geopolitik dunia seperti peperangan yang terjadi di beberapa negara.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kenapa naik? Karena tentu situasi geopolitik yang terjadi di beberapa negara,” jelasnya.

    Erick mengklaim bahwa pihak pemerintah berupaya mengantisipasi kenaikan harga pangan di tanah air saat ini, termasuk beras.

    Menurut sang Menteri BUMN tersebut pemerintah menggelontorkan beras Stabililisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

    Erick Thohir menyebut bahwa sejak tahun 2024 Perum Bulog telah menyiapkan SPHP sebesar 220 ribu ton, dan saat ini telah ditambah menjadi 250 ribu.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah