Mandi di Muara Jelitik saat Siang Bolong, Tiga Bocah Tewas Tenggelam

    INTRIK.ID, BANGKA — Warga Sungailiat dihebohkan dengan penemuan tiga orang bocah meninggal dunia setelah tenggelam di muara Jelitik Sungailiat, Kamis (4/4/2024).

    Warga setempat sempat berusaha menyelamatkan bocah tersebut namun tak tertolong lagi. Satu bocah masih sempat mendapatkan pertolongan medis setelah dibawa ke rumah sakit namun tak berselang lama nyawanya juga tak tertolong.

    Ketiga korban tersebut yakni MF (8), MSF (8) dan D (8) warga Nelayan Dua Sungailiat Bangka.

    Saat ini ketiga jenazah korban tenggelam telah dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan ke rumah duka.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kepala Lingkungan Nelayan Dua Sungailiat, Sarifudin membenarkan peristiwa duka tersebut.

    “Memang benar ada tiga anak di wilayah kami tenggelam saat mandi di muara Jelitik Sungailiat tadi,” ungkapnya.

    Ia mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB.

    “Ketiganya masih duduk di SD dan memang sering main di sana,” lanjut Syarifudin.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Tabrakan Beruntun di Simpang Jongkong Koba, Sepeda Motor Ringsek Dihantam Dua Mobil

    Tabrakan Beruntun di Simpang Jongkong Koba, Sepeda Motor Ringsek Dihantam Dua Mobil

    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax