Kuatkan Nilai-nilai Kebangsaan, 100 Pejabat Babel Ikuti Diklat

    INTRIK.ID, JAKARTA – Sebanyak 100 pejabat eksekutif dan legislatif di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan pemantapan nilai-nilai kebangsaan, di Aula Dwiwarna, Gedung Pancagatra Lemhanas RI, Jakarta, Senin (6/3/2023).

    Kegiatan tersebut berlangsung sejak 6-12 Maret 2023, dibuka oleh Deputi Bidang Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lemhanas RI, Edi Sucipto.

    Dalam sambutannya, ia mengatakan kegiatan yang digelar bertujuan untuk memberikan penguatan kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa guna meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

    Seperti terkait larangan ekspor balok timah maupun penambangan ilegal sesuai arahan Presiden Joko Widodo, dimana upaya tersebut dilakukan agar komoditas timah mendapat nilai tambah melalui hilirisasi di dalam negeri.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Bapak dan Ibu berperan besar sebagai bagian dari eksekutif dan legislatif di Bangka Belitung untuk mengawal arahan presiden tersebut, dan hal itu tentunya bukanlah hal yang mudah,” ujar Edi.

    Oleh karena itu, dalam kegiatan ini akan disamakan persepsi dan diberikan bekal pemahaman melalui nilai-nilai kebangsaan bahwa negara tidak akan mentolelir segala bentuk ancaman dalam pengelolaan sumber kekayaan alam yang bersifat strategis. Termasuk mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi ataupun golongan.

    Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin menuturkan bahwa negara sebesar Indonesia dibangun dengan penuh perjuangan, sehingga dewasa ini semangat kebangsaan tidak boleh luntur, termasuk semangat dalam membangun Bangka Belitung.

    “Kita harus menterjemahkan bahwa jika daerah kita maju, maka negara juga kita akan maju pula,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Namun tentunya, dalam memajukan daerah harus harus tetap senantiasa menjaga tegak dan kukuhnya NKRI.

    “Termasuk terkait sumber daya alam, dimana pembagian royalti untuk daerah yang belum adil,” ujarnya.

    Hal seperti ini, menurutnya harus disikapi dengan serius melalui semangat kebangsaan yang lebih tinggi, dimana pemerintah daerah ingin meningkatan kesejahteraan rakyatnya, namun harus tetap mengutamakan keutuhan NKRI.

    Sehingga pada kegiatan ini, ia berharap peserta nantinya memiliki semangat baru, kepercayaan diri yang meningkat, terbuka, berpikir positif, inovatif, dan kreatif dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

    “Saya harap juga peserta untuk aktif berinteraksi dengan para narasumber agar menambah wawasan. Sehingga, modal dan bekal itu kita bawa kembali untuk memajukan daerah kita,” tutupnya. (*/red)

     

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dinamika Tambang Memanas, MUI Babel Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

    Dinamika Tambang Memanas, MUI Babel Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

    Almaster Tegaskan Bukan Anti-PT TIMAH, Kritik untuk Mengawal Tata Kelola

    Almaster Tegaskan Bukan Anti-PT TIMAH, Kritik untuk Mengawal Tata Kelola

    Pembina KMMK Babel Dorong Pemda Beri Penghargaan Tahunan bagi Penulis dan Akademisi Lokal

    Pembina KMMK Babel Dorong Pemda Beri Penghargaan Tahunan bagi Penulis dan Akademisi Lokal

    Bukan Sekadar Kendaraan Hias, Miniatur KIP Timah Garuda Curi Perhatian Warga Pangkalpinang

    Bukan Sekadar Kendaraan Hias, Miniatur KIP Timah Garuda Curi Perhatian Warga Pangkalpinang

    Lebih dari 1.000 Pelari Ramaikan QRIS Fun Run 5K BI Babel

    Lebih dari 1.000 Pelari Ramaikan QRIS Fun Run 5K BI Babel

    Explore Babel 2026 Dibuka, BI Dorong Kekayaan Babel Naik Kelas Lewat UMKM dan Ekonomi Kreatif

    Explore Babel 2026 Dibuka, BI Dorong Kekayaan Babel Naik Kelas Lewat UMKM dan Ekonomi Kreatif

      Ikuti kami di Facebook