
INTRIK.ID, BABEL – Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang berubah menjadi etalase kekayaan Bangka Belitung (Babel) saat Explore Babel 2026 resmi dibuka, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang digelar selama tiga hari tersebut tidak hanya menghadirkan produk UMKM dan ekonomi kreatif, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah, mulai dari kekayaan laut, pariwisata, budaya hingga kreativitas masyarakat Babel.
Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI), Ricky P. Gozali, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemerintah kabupaten/kota, komunitas ekonomi kreatif serta para pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, Explore Babel tidak semestinya dipandang hanya sebagai agenda tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk mengangkat berbagai potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu dikenal lebih luas.
“Explore Babel bukan hanya agenda tahunan. Babel memiliki kekayaan alam, pariwisata dan kreativitas masyarakat yang luar biasa,” ujar Ricky.
Ia menyebut kekayaan tersebut tercermin dari beragam produk dan karya masyarakat, seperti olahan hasil laut, kekayaan budaya hingga kain cual yang menjadi salah satu identitas daerah.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, BI, pelaku usaha, komunitas ekonomi kreatif dan UMKM dinilai penting untuk mendorong potensi lokal tersebut agar tidak berhenti sebagai produk daerah, tetapi dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi.
“Apresiasi kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, komunitas ekonomi kreatif dan UMKM yang telah bersama-sama membangun kegiatan ini,” katanya.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, mengatakan Explore Babel 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai sektor ekonomi kreatif dan pelaku UMKM.
Selama tiga hari pelaksanaan, tercatat lebih dari 250 UMKM dan pelaku ekonomi kreatif ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kita melibatkan lebih dari 250 UMKM selama tiga hari pelaksanaan Explore Babel ini,” kata Rommy.
Selain pelaku UMKM, kegiatan tersebut juga melibatkan lebih dari 20 mitra strategis yang ikut mendukung pelaksanaan Explore Babel 2026.
Keterlibatan banyak pihak tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Babel membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Explore Babel 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi tempat memamerkan produk, tetapi membuka ruang interaksi, promosi dan peluang pasar bagi pelaku usaha lokal.
Di tengah potensi pariwisata dan kekayaan budaya yang dimiliki Babel, kehadiran produk-produk lokal seperti olahan laut, kuliner, kerajinan dan kain cual menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas ekonomi kreatif daerah.
Dengan kolaborasi yang semakin luas, Explore Babel diharapkan dapat menjadi salah satu pintu untuk membawa karya masyarakat Babel naik kelas, sekaligus memperkenalkan wajah Bangka Belitung melalui produk, budaya dan kreativitas masyarakatnya.