
INTRIK.ID, BABEL – Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang bakal berubah menjadi etalase besar potensi Bangka Belitung. Bukan hanya panggung hiburan, 116 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Babel akan membawa produk unggulan mereka dalam Explore Babel 2026, 28-30 Agustus mendatang.
Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bangka Belitung mengemas kegiatan tahun kelima ini dengan tema “Harmoni Serumpun Sebalai Menuju Babel Berdaya dan Berkelanjutan.”
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan bazar UMKM. Pariwisata, ekonomi kreatif, digitalisasi, budaya, ekonomi hijau hingga penguatan penggunaan rupiah turut menjadi bagian dari rangkaian Explore Babel 2026.
Kepala Perwakilan BI Babel Rommy S. Tamawiwy menegaskan, kegiatan tersebut tidak boleh dipandang sebatas agenda tahunan.
“Explore Babel bukan sekadar event. Ini bagian dari upaya kita membangun sinergi dan kolaborasi,” kata Rommy.
Menurut Rommy, BI tidak ingin berjalan sendiri dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah. Karena itu, rangkaian kegiatan Explore Babel melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, komunitas hingga berbagai mitra strategis.
“Bank Indonesia tidak mau berjalan sendiri. Kami merangkul berbagai pihak, terutama pemerintah daerah provinsi serta kabupaten/kota. Program-program daerah kita sinergikan dalam bingkai ‘Road to Explore Babel’ sebagai pre-event,” ujar Rommy.
Salah satu fokus utama Explore Babel 2026 adalah membawa UMKM lokal tidak hanya dikenal masyarakat Babel, tetapi memiliki kemampuan untuk memperluas pasar.
Sebanyak 116 UMKM akan ambil bagian dalam puncak kegiatan. Mereka terdiri dari UMKM binaan BI maupun pelaku usaha yang telah melalui proses kurasi bersama pemerintah daerah.
Rommy mengatakan targetnya bukan sekadar mempertemukan penjual dan pembeli selama tiga hari pelaksanaan.
“Targetnya bukan hanya mempertemukan UMKM dengan konsumen, tetapi juga mendorong mereka meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, melakukan inovasi, dan secara bertahap mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Explore Babel 2026 tidak hanya menghadirkan bazar. BI juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha agar produk lokal memiliki daya saing lebih kuat.
Bahkan, dari berbagai rangkaian kegiatan sebelum acara puncak, transaksi UMKM telah mencapai sekitar Rp2 miliar. BI menilai keberhasilan program tidak semata-mata dari nilai transaksi, tetapi juga dari peningkatan kualitas produk, inovasi, digitalisasi serta bertambahnya UMKM yang mampu meningkatkan skala bisnisnya.
Rommy menyebut UMKM yang sudah memiliki kesiapan menuju pasar ekspor membutuhkan pendampingan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“UMKM yang sudah memiliki kesiapan untuk berkembang ke pasar ekspor membutuhkan pendampingan yang lebih terarah. Karena itu, kami ingin memberikan ruang dan kesempatan agar mereka semakin percaya diri untuk meningkatkan kelas usahanya,” katanya.
Artinya, Explore Babel tidak berhenti pada semarak panggung dan ramainya pengunjung. Di balik festival tersebut terdapat target yang lebih panjang: mendorong produk lokal menjadi produk yang memiliki daya saing.
Berdasarkan agenda yang tercantum dalam materi publikasi, Explore Babel 2026 juga akan menghadirkan lebih dari sekadar aktivitas ekonomi.
Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain Bangka Belitung Cup Taster Championship, lomba kreasi seni tari tradisional, lomba Reels destinasi wisata Babel, lomba mewarnai, video vlog, fotografi pesona alam dan budaya Babel, talkshow, workshop, fashion show wastra Bangka Belitung, bazar kuliner, wastra dan kriya hingga 5K Fun Run.
Masyarakat juga akan disuguhi hiburan musik. Gen Ambyar dijadwalkan tampil pada 29 Agustus, sedangkan Budi Doremi akan memeriahkan malam penutupan pada 30 Agustus.
Seluruh rangkaian utama Explore Babel 2026 dapat diikuti masyarakat secara gratis.