
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pedagang Pasar Modern Koba, Kabupaten Bangka Tengah, mengeluhkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang dinilai tak kunjung terkendali. Di tengah harga yang terus merangkak naik, pedagang juga menghadapi persoalan lain: daya beli masyarakat yang melemah hingga membuat omzet ikut anjlok.
Kondisi tersebut membuat pedagang berada dalam posisi serba sulit. Harga dari pemasok tinggi, sementara konsumen menginginkan harga murah.
Adi, salah seorang pedagang Pasar Modern Koba, mengatakan keluhan mengenai mahalnya harga sembako hampir setiap hari disampaikan pembeli.
Menurutnya, pemerintah jangan hanya mencatat perkembangan harga di lapangan, tetapi perlu mencari langkah konkret untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
“Pemerintah ini hanya nyatet harga saja. Bukannya meninjau dan memberikan kebijakan yang pasti. Pembeli maunya harga murah, tapi kami saja mengambil dari kontributor memang harganya mahal,” ujar Adi di Koba, Rabu (19/8/2026).