Pedagang Pasar Koba Menjerit, Harga Sembako Naik dan Omzet Anjlok

    Caption: Pasar Modern Koba

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pedagang Pasar Modern Koba, Kabupaten Bangka Tengah, mengeluhkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang dinilai tak kunjung terkendali. Di tengah harga yang terus merangkak naik, pedagang juga menghadapi persoalan lain: daya beli masyarakat yang melemah hingga membuat omzet ikut anjlok.

    Kondisi tersebut membuat pedagang berada dalam posisi serba sulit. Harga dari pemasok tinggi, sementara konsumen menginginkan harga murah.

    Adi, salah seorang pedagang Pasar Modern Koba, mengatakan keluhan mengenai mahalnya harga sembako hampir setiap hari disampaikan pembeli.

    Menurutnya, pemerintah jangan hanya mencatat perkembangan harga di lapangan, tetapi perlu mencari langkah konkret untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pemerintah ini hanya nyatet harga saja. Bukannya meninjau dan memberikan kebijakan yang pasti. Pembeli maunya harga murah, tapi kami saja mengambil dari kontributor memang harganya mahal,” ujar Adi di Koba, Rabu (19/8/2026).

    Ia menyebut sejumlah komoditas seperti cabai, beras, telur dan kebutuhan pokok lainnya mengalami kenaikan yang dirasakan hampir setiap pekan.

    Kenaikan tersebut, kata dia, akhirnya turut menekan pedagang karena masyarakat mulai mengurangi pembelian.

    “Kalau bahan pokok mahal itu bisa memicu pertengkaran rumah tangga di tengah ekonomi sulit,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Harga Naik, Pembeli Berkurang

    Adi menilai persoalan harga sembako tidak bisa hanya dilihat dari sisi pedagang. Ketika harga naik, masyarakat sebagai konsumen ikut terdampak dan akhirnya mengurangi belanja.

    Di sisi lain, pedagang juga tidak mungkin menjual jauh di bawah harga modal karena harus menanggung biaya operasional dan mengambil keuntungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    “Pembeli mengeluh mahal, kami juga sebenarnya tidak bisa berbuat banyak karena harga dari pemasok sudah tinggi. Akhirnya sama-sama tertekan,” katanya.

    Ia berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah yang lebih konkret untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

    Persoalan aktivitas pasar juga kembali disinggung. Pedagang berharap kegiatan pemerintahan maupun acara kenegaraan tidak sampai mengganggu aktivitas perdagangan di pasar.

    “Kami cuma minta win-win solution saja. Intinya kebijakannya harus saling memberikan kebaikan bagi pembeli, penjual dan juga masyarakat lainnya. Termasuk pemerintah,” tukasnya.

    Bupati: Akan Dicari Solusi

    Sementara itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan pemerintah daerah akan mencari solusi atas persoalan yang dikeluhkan masyarakat dan pedagang.

    “Nanti kita cari solusi dengan baik dan bahas lagi ya,” ujar Algafry singkat.

    Pedagang berharap pembahasan tersebut tidak berhenti pada pencatatan dan wacana, melainkan menghasilkan kebijakan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

    Sebab, ketika harga kebutuhan pokok terus meningkat sementara daya beli melemah, yang terdampak bukan hanya pedagang, tetapi juga keluarga yang setiap hari bergantung pada pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Koperasi Desa Puput Sudah Siapkan Lahan, Kini Menanti Kemitraan dengan PT Timah

    Koperasi Desa Puput Sudah Siapkan Lahan, Kini Menanti Kemitraan dengan PT Timah

    3 Hari Explore Babel, 119 UMKM Raup Transaksi Hampir Rp1 Miliar

    3 Hari Explore Babel, 119 UMKM Raup Transaksi Hampir Rp1 Miliar

    Explore Babel 2026 Dibuka, BI Dorong Kekayaan Babel Naik Kelas Lewat UMKM dan Ekonomi Kreatif

    Explore Babel 2026 Dibuka, BI Dorong Kekayaan Babel Naik Kelas Lewat UMKM dan Ekonomi Kreatif

    UMKM Bangka Belitung Bawa Potensi Lokal ke Panggung Nasional KKI 2026

    UMKM Bangka Belitung Bawa Potensi Lokal ke Panggung Nasional KKI 2026

    Investasi, Langkah Menuju Merdeka Finansial

    Investasi, Langkah Menuju Merdeka Finansial

    PT Timah Boyong UMKM Babel ke Jakarta, Produk Lokal Didorong Tembus Pasar Lebih Luas

    PT Timah Boyong UMKM Babel ke Jakarta, Produk Lokal Didorong Tembus Pasar Lebih Luas

      Ikuti kami di Facebook