Mitra Usaha PT Timah Perkuat Kepatuhan Regulasi, Bimtek Standarisasi Pertambangan Disambut Antusias

    BELITUNG, INTRIK.ID PT Timah (Persero) Tbk terus mendorong para mitra usaha meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi dan penerapan standar usaha jasa pertambangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pertambangan yang profesional, aman, dan berkelanjutan.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pedoman Pelaksanaan Aspek Standarisasi Usaha Jasa Pertambangan yang digelar di Grand Hatika Hotel, Tanjungpandan, Belitung. Kegiatan ini diikuti puluhan direktur perusahaan jasa pertambangan, mitra usaha, serta Penanggung Jawab Operasional (PJO).

    Salah satu peserta, Direktur CV Harapan Bumi Hijau, Suryadi, mengaku kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi para mitra usaha, terutama dalam memahami regulasi terbaru yang berkaitan dengan sektor pertambangan.

    “Kami jadi memiliki pemahaman yang sama mengenai aturan yang berlaku. Ada beberapa regulasi yang berubah dan harus kami ikuti. Kami juga jadi memahami bahwa administrasi yang tidak dijalankan dengan baik dapat berdampak terhadap kerja sama dengan PT Timah,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu dilaksanakan secara berkala agar seluruh mitra usaha dapat terus memperbarui pemahaman terhadap regulasi yang terus berkembang.

    “Administrasi tidak boleh diabaikan karena menjadi bukti bahwa kegiatan pertambangan dijalankan dengan baik dan benar. Dengan Bimtek seperti ini kami bisa mengetahui apa yang sebelumnya belum kami pahami, kemudian memperbaikinya secara bertahap. Harapannya seluruh mitra usaha dapat semakin tertib dalam memenuhi kewajiban administrasi sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

    Sementara itu, Direktur Operasi PT Timah Tbk, Handy Geniardi, menegaskan bahwa penguatan tata kelola perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kepatuhan seluruh mitra usaha terhadap standar dan regulasi yang berlaku.

    Ia menjelaskan, terdapat lima fokus utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut, yakni peningkatan kepatuhan terhadap regulasi dan kaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practices), penguatan kolaborasi kemitraan yang produktif, pemahaman kewajiban perusahaan jasa pertambangan, implementasi standarisasi dan evaluasi teknis di lapangan, serta peningkatan kompetensi peserta sebagai agen perubahan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kelima aspek tersebut merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola pertambangan yang lebih baik, sehingga setiap kegiatan operasional dapat berjalan sesuai ketentuan, aman, dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun para mitra usaha,” ujar Handy.

    Ia menambahkan, produktivitas perusahaan harus berjalan seiring dengan penerapan standar keselamatan kerja, kepatuhan terhadap hukum, serta perlindungan lingkungan.

    “Mari kita jadikan PT Timah sebagai perusahaan tambang timah kelas dunia yang tidak hanya unggul dari sisi bisnis, tetapi juga memiliki tata kelola yang baik, menjunjung tinggi keselamatan kerja, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan. Kolaborasi yang efektif adalah kunci, regulasi menjadi pedoman, dan komitmen menjadi landasan dalam setiap aktivitas pertambangan,” tutupnya. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    16 UMKM Mitra PT Timah Naik Kelas pada 2025

    16 UMKM Mitra PT Timah Naik Kelas pada 2025

    Omzet Tembus Rp10 Juta per Pameran, UMKM Mitra PT Timah Raup Peluang Besar di Belitung Expo 2026

    Omzet Tembus Rp10 Juta per Pameran, UMKM Mitra PT Timah Raup Peluang Besar di Belitung Expo 2026

    PT Timah Perkuat Tata Kelola Pertambangan, Mitra Usaha Dibekali Standarisasi dan Kepatuhan Regulasi

    PT Timah Perkuat Tata Kelola Pertambangan, Mitra Usaha Dibekali Standarisasi dan Kepatuhan Regulasi

    Inflasi Babel Tetap Terkendali, Masuk Tujuh Terendah Nasional

    Inflasi Babel Tetap Terkendali, Masuk Tujuh Terendah Nasional

    36.100 Mangrove Ditanam PT Timah, Benteng Pesisir Sekaligus Penyerap Emisi Karbon

    36.100 Mangrove Ditanam PT Timah, Benteng Pesisir Sekaligus Penyerap Emisi Karbon

    Pengalaman Reklamasi Jadi Literasi, PT Timah Luncurkan Buku Karya 17 Karyawan

    Pengalaman Reklamasi Jadi Literasi, PT Timah Luncurkan Buku Karya 17 Karyawan